Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Salah Melamar

Salah Melamar

Lagi-lagi aku berhalusinasi dengan kehadiran suamiku. “Sadar, Dijah. Mas Ammar sudah berada di sisi Allah,” ucapku sendiri mencoba menguatkan hati. Ya, aku tak tahu lagi harus bagaimana, sekedar sharing kepada sesorangpun aku tak punya. Dihidup ini, aku seperti sendiri. “Dijah, mungkin kamu tidak memiliki pundak untuk bersandar, tapi kamu masih memiliki sajadah untuk bersujud bukan?” ucapku kembali.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu?

Salahkah Aku Mencintaimu?

Hal ini lah yang saat ini ada di pikiran Anin ketika sudah sadar. “Semoga dosaku diampuni ya Tuhan,” batin Anin, menyesal.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Salah Jodoh

Salah Jodoh

Kecuali dengan … “Aku tidak mendengkur,” putus Freesia. Ini adalah kepercayaan diri berbasis harga dirinya. Bahkan meski Allen mendengar Freesia mendengkur, pria itu tidak punya bukti. Setidaknya hingga saat ini. “Dan aku tahu, jika kau merekam suara dengkuranku, itu pasti suara yang kau buat sendiri.” Yeah. Dalam pertandingan kepercayaan diri, mereka yang paling tidak punya malu adalah pemenangnya.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu

Salahkah Aku Mencintaimu

tanyaku basa-basi. "Kopi hitam," jawabnya datar. Untung saat di dapur tadi aku menyeting ponselku dengan getar dan masuk ke dalam saku rokku. Aku merasa ponsel di rokku berkali-kali bergetar. "Ma, ada serabi Solo, sebentar aku siapkan ya?" tawarku. Aku ada alasan menjauh dari mereka agar bisa mengecek ponselku.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
GODAAN PRA NIKAH

GODAAN PRA NIKAH

Tanyaku "W*'alaikum sallam Nay,,, maaf ni yaa. Bisa nggak si kamu njaga perasaan sahabat kamu sendiri? Bisa bisanya kamu cari kesempatan biar Hendi kuatir sama kamu. Sampe sampe dia nginep di sana" bentaknya dari seberang telepon "Astaghfirulloh,,, aku nggak bermaksud ......."
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
WANITA KEDUA

WANITA KEDUA

Sebab telah dikuasai perasaan sendiri. “Ya Allah, jika ini memang salah ... biarlah hanya menjadi salahku. Jangan biarkan wanita lainnya mengalami, cukup aku saja,” batinnya lalu bersiap menunaikan kewajibannya sebagai muslim. -------***------- Bersambung
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Suami Perkasa

Suami Perkasa

“Aku hancur, iya. Tapi jangan datang karena kamu merasa bersalah. Jangan datang karena kamu pikir aku sendirian. Aku memang sendirian. Dan itu pilihanku.” Suaranya meninggi, dingin namun tegas. “Kalau aku mau bangkit, itu harus karena aku ingin. Bukan karena tangan masa lalu yang merasa kasihan.” Hening menyusul. Di seberang, Farel hanya bergumam pelan, “Baik, Sukma. Aku mengerti.” Klik. Telepon ditutup.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

“Kemarin, aku benar-benar merasa sangat bersalah. Aku tidak menyangka kamu akan semarah itu. Aku hanya memperlakukan Andre seperti saudara, jadi jangan marah, ya?” Mila menyeka air mata yang sebenarnya tidak ada dan berkata, “Bagaimanapun, ini semua salahku ....” “Jika aku lebih memperhatikan sikapku, kamu tidak akan pergi. Tante, meskipun aku hampir melompat dari atap karena rasa bersalah, tolong jangan salahkan ....”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

“INI SALAH KAMU, MBAK!!” ***
1036.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Salah Pilih Istri

Salah Pilih Istri

Rasa iba kubuang jauh-jauh. "Maafkan aku, Mas. Aku khilaf. Surat itu mau aku gadaikan. Aku khilaf, Mas." Muak sekali mendengar kata 'Khilaf' dari mulutnya. Tiap kali melakukan kesalahan kata itu selalu terucap.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai salahku sendiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status