Hati yang Kau Sakiti
Air matanya kembali terjatuh, membasahi pipinya yang tampak pucat.
"Aku pernah disalahkan atas sesuatu yang bukan kesalahanku. Aku pernah disakiti, meski aku tak tahu apa yang salah dariku. Tapi kali ini, bolehkah aku melupakan semuanya? Bolehkah aku berkata bahwa aku sudah menyerah? Bolehkah aku mengeluh sekali ini saja? Bolehkah aku menjalani hari tanpa harus pura-pura bahagia? Selama ini, aku pikir aku kuat. Aku pikir aku bisa mempertahankan rumah tanggaku yang sudah retak. Aku pikir pada akhirnya aku yang akan menang, tapi kenyataannya, akulah yang kalah."