Rentenir Duda Itu Suamiku
Puspa menajamkan mata, ketika melihat jarak antara dia dan motor itu hanya tinggal beberapa meter saja, tubuhnya seketika itu juga ia paksa melompat ke samping, jatuh berguling di antara semak belukar, sementara motor bersama si tukang ojek cabul itu terjun bebas mengarah ke sungai.
“Hahaha, rasakan!” Puspa tertawa antara senang dan bersyukur dalam hati. Kendati demikian, kakinya masih terasa lemas seperti terakhir kali dia jatuh dari lantai dua. Bedanya kali ini lebih parah, ada banyak bekas luka sayatan akibat rumput ilalang yang tajam, menggores bagian kaki bawah yang tidak tertutup celana panjang.
Hot Chapters