Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Hari Nikah, Aku Pergi

Di Hari Nikah, Aku Pergi

‘Apa dia begitu tidak tahan, hingga tak bisa menunggu mesti hanya beberapa jam? Saat ini, ponselnya bergetar lagi. Dia mengira itu pesan provokatif dari Susan lagi, tetapi setelah mengklik dan melihatnya, itu dari agensi kematian palsu. [Nona Liana, identitas baru Anda sudah siap. Kami telah memesan tiket pesawat ke Inggris jam 6 sore lima hari lagi. Kami perlu mengkonfirmasi lagi apakah Anda yakin mau pergi.]
28.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 986 kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

Dihamili Calon Tunangan, Dinikahi Pewaris Tunggal

Hari Senin. Waktu sudah menunjuk angka tujuh pagi. Hanna dan Sagara tengah sarapan sebelum kembali pada aktivitas masing-masing. Hanna kembali ke boutique dan Sagara bekerja sebagai office boy di Lestari Coorporation. Namun, sebelum pergi ke kantor milik Krisna, Sagara akan menghampiri Damar di Anumerta Coorporation. Karena ingin memberi tahu pada semua para staff di sana jika dia masih hidup.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
30 Hari Bertukar Badan

30 Hari Bertukar Badan

Dor-Dor-Dor “Tamara! Kamu ngapain aja sih di dalem? Ini jam berapa? Kamu belum bikin sarapan buat aku!” Tamara yang baru meratakan busa sabun di tangannya mendengus kesal. Ia yang masih dalam bathub mengangkat kepalanya, “Bentar, mas! Aku hampir beres!” “Hape kamu dari tadi bunyi tuh! Berisik!”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

“Hari gini, Ma?” “Iya, Gat, hari gini.” ***
10170.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.1K kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
30 Days Girlfriend

30 Days Girlfriend

Satpam komplek aja nggak sekepo dia. *** W******p group -Diet Mulai Besok- Leny: Ngumpul yuk! Amee: Ayo ayo Leny: Ngga, mau nggak? Leny: Mumpung weekend nih Amee: Masih tidur ya lo @Rheajingga?
1037.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku

Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku

sapa Dhipta dari sambungan telepon , " Kenapa baru lo angkat sih dari tadi? Gimana udah dapet hacker belom ? " cerocos ku , " Sorry gua ada kerjaan tadi. Ada kenalan gua Nal ,tapi doi emang masih ada urusan ,jadi belom bisa. Maybe besok atau lusa " " Lo bisa ya se santai itu? Gua pusing tau ga ,padahal itu ulah lo. Tapi gua kena imbas nya. Mikir ga sih lo ? "
504 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
Tak Disayang Suami, Sopir Pun Jadi

Tak Disayang Suami, Sopir Pun Jadi

Jarinya bergulir dan seketika dadanya seperti tertohok benda tajam. Degup jantung Sophia mendadak berdentum tak karuan begitu anggota arisan sosialitanya mengirim screenshot layar utasan di sebuah halaman media sosial. ‘Arisan Brondong, Tren Para Wanita Paruh Baya Menikmati Kehidupan Malam.’
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan

Move on bukan hal yang mudah dilakukan. "Gue laper deh. Makan apa ya?" ujar Lia bermonolog ketika waktu menunjukkan pukul satu siang. Ia duduk di atas sofa, bersedekap dada sembari berpikir makan siang yang enak dinikmati. Damian tiba-tiba menyodorkan ponselnya. “Gue punya hape,“ ujarnya. Ia tidak mau Damian membayar makan siangnya hari ini.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Ibuku menangis tanpa henti hingga matanya rusak, bahkan pikirannya mulai terganggu. Sepanjang hari yang bisa dia ucapkan hanyalah, maafkan ibu Katie. Rintik-rintik hujan, angin pagi yang terasa sedikit dingin, dan suasana yang tampak suram. Bahkan rumput liar yang kuat pun tertunduk karena beratnya embun. Orang tuaku menguatkan diri dan mengenakan pakaian resmi. Setelah semua kesibukan, hari ini adalah hari pemakamanku.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai sapos hari ini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status