Pelanin Suaranya! Nanti Papa Bangun
Siska menelan ludah dengan mata melotot lebar, terpaku menatap ukuran raksasa di hadapannya dari jarak sedekat ini.
“Anjir, gede banget punya si bangsat ini!” umpat Siska dalam hati, dadanya mendadak berdebar kencang melebihi saat ia mencapai puncak tadi.
"Please, Kak! Bantuin gue keluar juga. Gue janji bakal mau disuruh apa aja sama lo habis ini. Mau dibeliin apa aja atau disuruh ngerjain apa aja, gue nurut. Please, Kak!” bujuk Adrian dengan nada memohon yang amat sangat tulus.