KAMAR KEDUA
“Bukan nama.”
Satria mengangguk pelan. “Nah,” katanya.
“Di situ masalahnya.”
“Di sistem lama,” kata Satria, berbicara ke seluruh ruangan, bukan cuma ke Alina, “rekening tujuan harus diverifikasi dua lapis.”
Ia melirik Arga. “Kalau satu lapis diputus,” lanjutnya, “—berhenti seperti paket yang statusnya ‘dikirim’, tapi tak pernah sampai.”