Resign! Bosku Menolak Melepaskanku
Lahap, persis seperti saat mereka masih kuliah dulu.
"Tanganmu ini... ada sihirnya, ya?" gumam Zayne rendah tanpa menghentikan suapannya. Ia mengunyah pelan, lalu menatap Sora dengan wajah datar, berusaha menutupi rasa puasnya. "Padahal sedang cedera begini, tapi rasanya masih sama saja seperti dulu. Tidak berkurang sedikit pun."
Sora terpana mendengar pujian dari pria berjas mewah di depannya yang makan dengan begitu nikmat. Rasa minder dan cemas Sora seketika menguap, berganti dengan binar hangat di matanya.