Pembalasan Anak Laki-lakiku
Rasanya berat memang, namun bukankah aku sudah melewati yang lebih berat dari ini.
"Gue nggak nyangka kalau Lo nganggap gue saudara. Sumpah, seumur hidup aku tidak punya yang namanya saudara, Al. Bahkan gue nggak kenal ayah gue, miris ya. Yang ada hanya Mama, itupun semenjak kecil dia selalu pergi pagi pulang malam. Gue sendiri, dan sekarang gue punya Lo, Al. Orang yang pertama nganggap aku saudara," ucap Yudha yang membuat mataku memanas. Aku tidak tau bagaimana menderitanya Yudha selama ini.
"Sebenarnya, kamu memang saudaraku, Yud. Kamu adik dan aku Abang," jawabku yang membuat Yudha tertawa..
Hot Chapters