Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Nanti kamu bisa coba juga buat menulis atau menggambar.” “Menulis?” Gerta terbebalak antusias. “Iya, menulis. Kamu bisa mencoba menulis cerita yang kamu mau atau menggambar sesuatu yang kamu sukai.” Gerta tampak berpikir. “Mmm … kalau menggambar aku udah sering, tapi kalau menulis … aku belum pernah.” “Itu bisa kamu coba mulai sekarang. Kamu kan suka membaaca buku dongeng, nanti kalau kamu bisa menulis, kamu bisa membuat cerita dongeng sendiri.”
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Dream first class

Dream first class

Swape! Bahagia. Selain tenang dan menikmati hidup, aku juga ingin hidup bahagia meski seandainya tidak jadi penulis sekalipun. Tunggu, sepertinya jadi penulis itu harus kuwujudkan, deh. Sebab jadi orang yang bahagia itu adalah yang melakukan apapun yang mereka mau. Karena aku mau jadi penulis, maka aku harus jadi penulis. Sesederhana itu ternyata. Kenapa dari dulu tidak terpikirkan? Kenapa dari dulu hanya terpaku dengan bagaimana orang lain akan menilai tulisanku? kenapa tidak fokus untuk menulis apapun yang kumau?
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

Wanita itupun segera berlalu meninggalkan aku. "Daripada Ibu, maunya minta terus tapi nggak tahu diri!" umpatku dalam hati. Aku ini adalah seorang penulis di sebuah platform digital yang cukup terkenal. Semua ceritaku pasti akan laris di pasaran. Beberapa bahkan ada yang sudah di-filmkan. Tapi, aku merahasiakan semua itu dari Mas Adam dan keluarganya. Entahlah, menurutku mereka sudah kelewat batas!
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

"Saya Siti Aminah, umur saya 13 tahun." "Apa kamu bener-bener mau jadi penulis? Mau dibimbing sampai bisa?" "Mau kak, mau banget. Mimpi saya adalah jadi penulis terkenal. Tapi penerbit yang paling mudah, udah nolak saya," rengeknya bersedih. "Oke, kakak akan wujudkan mimpi itu." Aku mengambil ponsel di saku dan menyambungkan sebuah panggilan ke nomor Nadine. Tak lama, dia pun mengangkatnya.
10129.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
BUKAN MENANTU KAYA

BUKAN MENANTU KAYA

Seminggu berlalu begitu cepat. Kujalani aktifitas seperti biasa. Selain mengajar, kegiatanku bertambah. Aku mulai menekuni dunia kepenulisan. Cerbungku bisa dibilang laris manis. Pundi-pundi rupiah mulai terlihat. Aku punya mimpi tinggi, bisa punya rumah dari hasil menulis. Walau sepertinya sulit, mengingat tulisanku tak seindah penulis lain.
1017.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Menyusui Bayi Dokter Tampan

Menyusui Bayi Dokter Tampan

Orang-orang memang hanya pandai berasumsi tanpa melihat fakta. "Kalau jadi penulis kan nggak harus keluar rumah, bisa sambil jaga anak, bisa mengisi waktu luang juga, dan yang terpenting Mas Aariz nggak akan tahu kegiatanku. Paling ia mengira aku hanya bermain ponsel. Aku juga nggak perlu laptop, karena bisa mengetik naskah cerita di ponsel." Perempuan itu mengangguk-angguk. Rasanya kini dia sudah menemukan jalan keluar.
18.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 692 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Miss Montok

Miss Montok

bisikku sambil menggeleng. “Kenapa?” Dia menaikkan sebelah alisnya. “Sayang kalau bakat disia-siakan.” “Ada beberapa alasan. Di Indonesia agak susah buat jadi penulis purnawaktu. Sejujurnya aku nggak yakin bisa hidup dari menulis. Juga nggak yakin cukup berbakat.” Dia mengelus dagunya sambil menatapku. “Benarkah? Mungkin kamu hanya kurang percaya diri?”
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 414 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

"Ow, itu. Saya ini penulis lho Mbak." "Wah, penulis. Hebat kamu Mbak." "Ah, Mbak Arum ini bisa aja. Saya masih belajar." "Enak ya Mbak jadi penulis?" tanya Arum kepo. "Lumayan sih, Mbak. Tergantung, kalau Mbak bikin nyaman ya nyaman-nyaman aja. Kalau Mbak bikin bosen ya gampang bosen memang. " "Gaji besar dong Mbak jadi penulis."
1094.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Pengganti

Menjadi Ibu Pengganti

“Terserah, aku tidak tertarik dengan kamu ataupun tubuhmu.” Ekspresi wajah Kinara langsung berubah kaku, tapi di dalam hatinya dia tahu bahwa dia tak boleh menyerah semudah itu. Kinara adalah tipe orang yang optimis, begitu dia memutuskan sesuatu, meskipun keputusan itu salah, dia akan berjuang sampai mendapatkan hasil yang dia inginkan. “Tunggu saja sampai kamu berlutut di bawah kakiku,” kata Kinara, begitu percaya diri.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

balas Mamak. Mungkin bagi orang lain pencapaian ku sebagai penulis novel online ini tak ada apa-apanya, tetapi bagi diriku sendiri ini adalah pencapaian yang luar biasa karena aku bukanlah lulusan sarjana melainkan hanya lulusan SD. Selagi kita mau belajar dan fokus berusaha insya Allah akan mendapat hasilnya.
9.437.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 944 kali sebagai saya bisa menjadi penulis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status