Sistem Aura (Infinity)
Saat-saat kelip ribuan bintang memersonifikasikan bagaikan ribuan kehadiran manusia dengan kualitas level Aura-Spirit yang tinggi, mereka seperti duduk di atas singgasana raja seraya berseru,
“... engkau yang terakhir, engkau dan generasimu sebagai finalnya ....”
Kalimat demikian berkumandang secara repetitif, menjejal telinga Kael seakan mendesak agar dipahami.
Sebetulnya Kael tidak paham. Sama sekali tidak paham maksud dan tujuan 'mereka' mendeklarasikan argumen barusan. Malah rasanya seperti memikul tanggung jawab moral. Namun, yang tidak kalah anehnya dia refleks membalas,