Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Our Luna

Our Luna

pamit Chiara pada Januar. Setelah berpamitan, Chiara meninggalkan Januar sendirian ditempat itu.gadis manis itu berjalan tergesa gesa karena dikejar waktu. Ketika punggung Chiara tak terlihat lagi, Januar mengeluarkan ponsel seraya menekan kombinasi angka untuk menghubungi seseorang. Tak lama, panggilannya pun diangkat. “Sepertinya Moon Goddes sengaja mengujimu. Kurasa, ini akan jauh lebih sulit dari yang kita duga, bos. Karena sang Luna tak percaya akan keberadaan kita sebagai kaum werewolf.” Ujar Januar dengan serius.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

Poor Sasha! *****
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

ucap Badai gombal. "Mas! Geli aku dengernya," kikik Sasa bahagia. ### -Baby, this love I'll never let it die, can't be touched by no one, I'd like to see 'em try. I'm a mad man for your touch, girl, I've lost control- "Jaymes Young_Infinity"
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
Kita Hanya Menikah

Kita Hanya Menikah

Okey😍 Lopeyuuuu😘😘😘
9.927.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 966 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Harun melemparnya dengan bantal yang sudah komar-kamir. “Tapi perkorone podo, Run” Di lempar lagi bantal itu kewajah Harun. Wajahnya kesal bukan karena di lepar bantal yang sudah komar-kamir melainkan di panggilnya Sodron. Dalam bahasa Jawa, nama Sodron berarti orang yang kurang waras, namun bukan gila. “Wes, kae lho tak gawakne jajan seko emak.” Ia bangkit dan mengambil surat-surat yang betengger di meja. Di masukkan ke dalam laci bawah lemari.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
LUKA

LUKA

"AYAAAHHHHHHHHHHHHHH!!!!!!!!!" ****
87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

“Aku merasa hutang budi banget. Aku nggak tahu gimana cara balasnya.” Davin berdeham, lalu sejurus kemudian ia menunjukkan senyum miringnya yang khas. “Oh, mau balas budi? Gampang. Besok pagi, jangan telat datang ke kafe, terus bikin latte art bentuk angsa yang bener. Kemarin kamu bikin angsa tapi malah mirip leher ayam kejepit.” “Davin!” Bella memukul lengan Davin pelan, pipinya merona merah.
10592 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Mereka duduk di meja kecil dekat jendela. Selin mencicipi gelatonya, lalu matanya langsung berbinar. “Ini enak banget.” Rendra mencoba satu sendok dari gelato Selin. Selin menatapnya. “Itu punyaku.” Rendra mengangkat alis. “Sekarang juga punyaku.” Selin tertawa. Rendra menatapnya. “Kamu kelihatan happy banget, karena gelato?" “Salah satunya itu, tapi memang karna hari ini, aku seneng banget."
10712 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

"Nikmat, anak lonte memang nikmat." Sekali lagi Pamungkas mendengar suara pria yang menyerupai dirinya, kata-kata yang terdengar tidak sopan dan sumpah demi apa pun Pamungkas merasa muak mendengarnya padahal dulu kata lonte adalah kata kesukaannya untuk memanggil Emma. Tuhan ... hina sekali dirinya! Kenapa dulu dia begitu lancar meluncurkan kata-kata laknat itu dari bibirnya, sedangkan sekarang dirinya mual mendengar kata lonte. Jijik!
10130.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sayu lonte
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status