HEAVY
“Lebay banget! Kamu gak bakal mati tinggal di Jakarta, masih banyak pohon untuk menghasilkan oksigen. Lagian kalau kamu gak bisa napas, uang kamu kan banyak buat beli tabung oksigen.”
“Ren, gak lucu. Lagian ya, kalau ada oksigen gratis di Bali, kenapa aku harus keluarin uang buat beli tabung oksigen di Jakarta?”
“Duh pusing ya bicara sama pembisnis, logikanya luas banget.”
Tara tersenyum mendengar ucapan Renata barusan.
“Ren,”
“Apa?”
“Satu tambah satu berapa?”
“Gak lulus sekolah ya? Gitu aja gak tau.”
Hot Chapters