Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Dia tidak mau sampai datang terlambat. Di perjalanan, Arletta menatap ke luar jendela. Wanita itu melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Setelah dua tahun menabung akhirnya Arletta memiliki mobil meski hanya mobil bekas tapi setidaknya mobil Arletta dikatakan masih sangat layak dipakai.
1046.6K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as second time
Read
+Library
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

“—ya berarti aku harus kirim pesan kedua. Versi yang lebih menyentuh hati.” Aku tersenyum miring. “Binar 1, saingan tak dikenal 0.” Hampir dua jam berlalu sejak aku kirim pesan super penting itu. Dua jam yang terasa kayak dua dekade. Dan selama dua jam itu juga, notifikasi ponselku nihil. Kosong. Sunyi. Sepi seperti hubungan sepihak yang tak kunjung disadari lawan mainnya.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 365 Times as second time
Read
+Library
Turn Back Time

Turn Back Time

Tristan hanya bisa mengulurkan tangannya untuk mengusap puncak kepala Irina, tangannya bergetar karena itu adalah kali pertama Tristan mengusap puncak kepala Irina setelah sekian lama berkenalan. “Irina ... kita mulai semuanya dari awal lagi, ya? Kita mulai semuanya dari nol lagi... mulai sekarang aku janji sama kamu, aku akan belajar untuk mencintai kamu setulus hati aku, aku akan menanggung semuanya,” ungkap Tristan, “Semuanya memang terlambat tapi, selalu ada kesempatan kedua, mungkin dimasa lalu kita pernah melakukan kesalahan, namun tak akan ada kata terlambat untuk memperbaiki segalanya. Izinkan aku untuk memulai kembali dan memberikan yang terbaik.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 158 Times as second time
Read
+Library
Mencintaimu Untuk Kedua Kalinya

Mencintaimu Untuk Kedua Kalinya

Saat itu aku belum tahu bahwa kebaikan seseorang terkadang bisa menjadi awal dari masalah yang jauh lebih besar. Di tengah luapan emosiku, tiba-tiba kepalaku terasa pusing. Perutku mual. Sensasi itu begitu familiar hingga membuat jantungku berdebar semakin cepat. Tidak. Jangan sekarang. Aku menatap kalender yang tergantung di dinding. Sudah lebih dari dua bulan aku tidak menstruasi. Tanganku gemetar. Aku hamil. Anak kedua.
673 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as second time
Read
+Library
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

“WE ARE WELCOMING BABY NUMBER TWO!!” -TAMAT-
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 539 Times as second time
Read
+Library
Malam Pertamaku yang Kedua

Malam Pertamaku yang Kedua

gumam Aldi, ia ingin menyeruput kembali kopinya, tapi ternyata sudah kosong, hanya tersisa hampasnya saja. Pria itu tersenyum miring, ia bingung dengan permainan Tuhan yang diberikan padanya. Takdir apa ini? Dulu Ia ambil kekasih hatinya, sekarang Ia mengambil sahabatnya. "Andai waktu bisa berputar kembali, bisa kan kita mencintai wanita yang berbeda? Mungkin dengan itu kita akan bahagia sekarang, An."
106.0K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as second time
Read
+Library
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

tanya Teguh. Sheza menurunkan ponselnya. “Saya… lupa waktu.” Teguh melirik jam tangannya sendiri. “Ya, kita memang agak lama ngobrol.” Sheza tersenyum kaku. Dalam kepalanya, bayangan sedan hitam yang terparkir di luar kafe itu muncul begitu saja. Sunyi. Duduk menunggunya. “Maaf,” kata Sheza cepat. “Saya cek handphone dulu.”
10268.6K viewsOngoingAdded to Library 5.9K Times as second time
Show Reviews (121)
Read
+Library
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Read All Reviews
Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Ketika Charles hendak memakaikan cincin ke tangan Violet, Violet mendadak berkata, "Tapi, siapa yang bilang padamu lamaran, pertunangan dan pernikahan hanya terjadi sekali dalam seumur hidup? Bagaimana kalau ada yang kedua kalinya?" Sebelum Violet selesai berbicara, raut wajah Charles sudah menjadi masam. Dia langsung memakaikan cincin ke jari tengah Violet, lalu dia berdiri dan berkata dengan alis berkerut, "Setelah kamu memakai cincin dariku, kamu sudah nggak bisa melarikan diri. Kamu jangan harap kamu akan menikah untuk kedua kalinya." Saat mendengar kata-kata Charles yang penuh dengan kecemburuan, Violet sengaja mengejeknya dengan berkata, "Jangan lupa kalau aku menikah denganmu sekarang
9.7789.6K viewsCompletedAdded to Library 18.2K Times as second time
Show Reviews (159)
Read
+Library
Lilis
Mirip dgn grace dan william. Tp utk karakter dingin, sinis dan balas dendamnya lebih suka grace, lebih menggigit, dan tepat sasaran. kalo violet kayak lebih banyak memaklumi. Tapi gak tau juga sih violet selanjutnya gmn, krn baru baca sampe bab 106. Moga2 violet lebih garang lagi ke romeo kedepannya
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Dua Sisi

Dua Sisi

Baru saja mereka berjalan beberapa langkah sebuah suara manja menggoda mengusik pendengaran mereka bertiga. "Hallo, Revan. Katanya dua minggu lalu lo mau make jasa gue buat melemaskan semua ketegangan pikiran dan otot-otot lo luar dalam. Tapi kok belum di telpon-telpon juga sih guenya? Padahal honor gue udah lo transfer dua minggu yang lalu. Jadi kapan nih kita prakteknya?"
1029.9K viewsCompletedAdded to Library 837 Times as second time
Read
+Library
Another day

Another day

"tidak,aku baru saja membaca nametag mu." "ah begitu rupanya." "Bisakah kamu kembali ke tempat dudukmu? Aku sedikit terganggu hehe maaf," ujar Gevan. Dengan wajah malu Seila kembali duduk di bangkunya. "Astaga beraninya dia, beraninya dia mengusirku seperti itu huh dia pikir dia siapa?" batin Seila. ...***... Waktu telah menunjukan pukul 02.00 wib. Gevan pun duduk sendiri di kursi depan sekolah untuk menunggu jemputan dan tak lama kemudian jemputanpun datang.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as second time
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status