Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Second Love

Second Love

'Permulaannya sangat menyenangkan Hanya dengan semua naik dan turun Tapi tiba-tiba, kita kelelahan Dari pemborosan emosi yang tidak berarti Aku mengulangi permainan jungkat-jungkit Sekarang aku lelah olehnya, lelah olehnya Aku mengulangi permainan jungkat-jungkit Kita kelelahan, kelelahan oleh satu sama lain Apakah argument kecilnya adalah awalnya? Saat aku menjadi lebih berat daripada kamu Karena tidak pernah ada persamaan dari awalnya Mungkin aku jadi lebih rakus dan mencoba untuk mencocokkannya denganmu Apakah benar-benar perlu untuk terus mengulangi diri kita sendiri Mengatakan ini merupakan cinta dan ini adalah cinta? Kita berdua kelelahan dan memegang pada kartu yang sama Kalau begitu,
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as second time
Read
+Library
PEMERAN KEDUA

PEMERAN KEDUA

Ia baru saja akan menyalakan mesin mobilnya saat gawainya kembali berdering. "Apa? Ada orang yang memata-matai rumahku? Kamu sudah menangkapnya, 'kan? Bereskan dia sekarang! Aku akan sampai dua puluh menit lagi." Marvin menutup panggilan tersebut. Ia membanting gawainya ke dashboard.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as second time
Read
+Library
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

"Aku akan hati-hati, Nadisa." *** Arloji milik Jevano yang tergeletak di atas nakas kini telah menunjukkan pukul dua belas malam. Ya, kini sudah tepat tengah malam. Lelaki tampan berkulit seputih porselen itu baru saja melangkahkan kakinya keluar dari kamar mandi, untuk kali kedua malam ini. Kini, Jevano sudah mengenakan hoodie hitamnya. Dengan celana denim panjang berwarna senada.
1014.0K viewsOngoingAdded to Library 407 Times as second time
Read
+Library
Second Woman

Second Woman

Kesunyian malam yang begitu panjang. Aroma cinta itu mulai menyerua ke udara hingga membuat perasaan tercampur aduk. Sebuah kata tanya itu mulai hadir menyapa dalam jiwa yang sepi. “Mungkinkah aku jatuh cinta kedua kalinya?” pikir Kiano yang sedang setia menunggu Danilla yang tertidur lelap dalam sebuah ranjang. Ia pun menatap wajah ayu nan cantik perempuan yang dia nikahi secara sembunyi-sembunyi. Dia pun mulai membelai rambut lembut hitam pekat milik Danilla. Perempuan itu sama sekali tidak terganggu. Efek kelelahan membuatnya tertidur pulas di atas ranjang tanpa menghiraukan Kiano sama sekali yang mengusap-usap perut buncit Danilla yang kehamilannya sudah menginjak minggu ke - 28.
106.8K viewsOngoingAdded to Library 197 Times as second time
Read
+Library
Senja Yang Di Hadirkan

Senja Yang Di Hadirkan

“Aku belum siap jika harus jatuh cinta untuk kedua kalinya!” _________
106.1K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as second time
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

Namun, hatinya memang sedang seperti lampu merah, yang ingin berhenti menaruh rasa dan mencurah sayang pada orang lain entah dalam waktu berapa lama dan kapan ia akan siap lagi. “Ah, kenapa aku malah memikirkan hal seperti ini? Enggak Sepia, jangan. Hanya karena orang lain punya kesempatan kedua yang lebih baik, bukan berarti kamu akan mendapatkan hal yang sama,” ucap Sepia. Ia berusaha menepiskan perasaan gelisahnya.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as second time
Read
+Library
Kesempatan Kedua Sulis

Kesempatan Kedua Sulis

Ia berjalan lunglai dan kembali duduk. Pak Joshua menyeringai, "Kali ini rencanamu gagal, Pak Reza." Reza hanya termangu dengan bibir manyun. *** Malam semakin larut ketika Sulis tanpa sadar terus menatap ponselnya menunggu pesan dari seseorang. "Ck, katanya mau ngechat, tapi sampe sekarang nggak ada kabar." gumamnya sambil terus menggeser layar mencari pesan.
10519 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as second time
Read
+Library
Memilihmu di Kesempatan Kedua

Memilihmu di Kesempatan Kedua

' 'Aku jemput pulang? Semua kalimat itu ditulis. Lalu dihapus kembali. Hingga akhirnya, pada malam kedua, Arkana menyadari satu hal. Jika ia terus diam, jurang di antara mereka hanya akan semakin lebar. Ia menarik napas panjang. Lalu menekan tombol panggil. Nada sambung terdengar. Sekali. Dua kali. Tiga kali. "...Halo."
105.6K viewsOngoingAdded to Library 208 Times as second time
Read
+Library
HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA

HARUSKAH MENJADI YANG KEDUA

45 menit menyadarkan Julie dari kekaguman. Segera Julie ke bagian Resepsionis. "Permisi Saya...," Belum selesai bicara resepsionis itu memotong pembicaraan Julie, seolah tahu akan kedatangan nya. "Julie ya...," Anda bisa langsung ke lantai dua, di sebelah kanan. pintu berwarna cokelat kayu. ujar resepsionis tersebut. "Baik, Terima kasih."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as second time
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status