ISTRIKU DISIKSA SAMPAI GILA
"Om kenapa bikin susunya 4 gelas?"
Dara lagi-lagi memecah lamunanku. Kutengok 4 gelas susu yang kini ada di depan kami, baru kusadar jumlahnya lebih satu, mungkin karena sejak tadi aku menuangnya aku tidak fokus dan selalu teringat pada Lusi.
Aku tersenyum getir, "itu buat Tante Lusi," jawabku sendu.
Mereka berdua mengernyit dan saling melempar tatapan aneh. Tapi meski begitu mereka tak banyak lagi bertanya atau bicara mungkin mereka memaklumi tingkahku saat ini.