Mertua Bengis dan Pilih Kasih
[I'm fine, we don't have anything to talk more, we have to stop to talk each other, I've got husband, I'm sory]
[Please, we have to keep in touch, kita harus ketemu, aku janji gak akan ganggu kamu, aku mau bicara sama kamu, aku yakin pertanyaan kamu akan terjawab dengan pertemuan kita]
[Aku sudah gak butuh lagi penjelasan kamu, kita sudah berbeda, kita urus hidup kita masing-masing saja, selesai!
[Tapi, Nay! Sayang ...]
Kuakhiri semua percakapan melalui pesan pribadi diantara kami, dan aku ingin menangis sejadi-jadinya. Aku ingin meronta, memaki dan memarahinya berulang kali. Rasanya perjuanganku untuk move on darinya hanya sia-sia, kedatangannya mengungkit kembali semua kisah lama, terutama
Hot Chapters