Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ujung Senja

Ujung Senja

Pelanggan biasanya mulai ramai sebelum makan siang, sekitar pukul sebelas siang. Meri sedang duduk di meja kasir saat aku masuk dan mengempaskan diri di atas sofa yang terletak di dekat pintu masuk. Wajahnya terlihat serius. Kacamata berbingkai cokelat yang dikenakannya nyaris jatuh ke ujung hidung. Meri mengangkat kepala, keningnya mengernyit saat melihat ke arahku. “Kenapa muka lu? Kusut amat!” Dia melepaskan kacamata, meninggalkan meja kasir, dan melangkah ke arahku. “Berantem sama Fahmi?”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as seeing
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addeline liesoursher
Tanda ia sangat serius. Sharon melihat sekeliling. Memastikan ada orang lain yang sama bingungnya dengan dia. Tatapannya bertemu dengan Edward. Tatapan Edward dingin dan tenang.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as seeing
Read
+Library
Vice Versa

Vice Versa

Juan memberi intruksi. “Kami memiliki saksi mata.” Hanna berdiri. “Kami juga memiliki barang bukti.” Ia memberi arahan pada Glen yang bertugas mengoperasikan laptop. Sebuah foto ditampilkan pada layar proyektor. Ia menjelaskan artinya. Tommy beserta teman-temannya memucat. Mereka menatap nanar Hanna. Seolah bertanya, ‘Dari mana kalian mendapatkannya?’
103.0K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as seeing
Read
+Library
Memory

Memory

POV. Aksara Dari pantulan kaca spion, aku melihat Hasna berdiri--dia sempat melambaikan tangan dengan ragu. Aku yakin dia akan menunggu, walaupun aku datang terlambat. Aku pasti datang, itu janjiku.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as seeing
Read
+Library
Dia

Dia

Cuci mata. Gadis itu masih melihat-lihat dengan kaki yang terus maju selangkah demi selangkah menggantikan posisi orang yang di depannya. Tapi karena dia tidak memperhatikan langkah, sepatunya malah menginjak bagian belakang sepatu orang yang ada di depannya. Lea refleks mundur dan menundukan kepala dengan bibir dilipat kedalam, menatap kaki nakalnya. Perlahan dia mendongakkan kepala. Sepasang iris mata hitam pekat menatap tajam dirinya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as seeing
Read
+Library
Shadow

Shadow

Namun semua hancur ketika Mauryn duduk diantara mereka. "Huh! Cape banget," keluh Mauryn sambil menaruh mic di meja lalu menyeka keringat yang ada di dahinya. Sebelum Mauryn menyadari tatapan lembut Bastian untuk Luisha, Bastian mengalihkan pandangannya pada Mauryn. "Cape banget, Bu?" sindir Bastian senyum. "Banget-banget," jawab Mauryn lalu bersandar. 'Tadi kok Bastian aneh banget natap aku,' batin Luisha. Gadis itu sedikit terbawa perasaan atas tatapan Bastian tadi.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as seeing
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Astaga kenapa ia baru menyadari hal itu? "Kenapa kamu menatapku begitu? Aku tahu kalo aku itu seksi." Violet mengibaskan rambut panjangnya ke belakang seperti iklan shampoo yang di bintangi Anggun itu. Padahal kalau di lihat darimana pun Violet tak ada kesan seksi-seksinya, kecuali di mata Jordan. Kaos yang di berikan Jordan saja sudah menutup setengah tubuh kurusnya Violet.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as seeing
Read
+Library
Exit

Exit

Aku tidak menginginkan itu, terlebih April yang mengetahui semua seluk beluknya. Detik selanjutnya baru berjarak empat langkah, satu anak yang berdiri di tralis pembatas menolehkan kepala cepat, menatap aku, April, dan Laura. Sepertinya ia menggunakan indra ke enam, bagaimana mungkin bisa sepeka itu. Diikuti beberapa kepala di sisinya yang ikut menoleh. Ayolah, aku benar-benar tegang. Ini sudah seperti adegan cerita zombie saja, ibaratkan aku, April, dan Laura adalah manusia normal yang datang mendekati kawanan zombie. Mencium aura kami, mereka langsung saja memutar kepala, menatap seakan kami santapan paling sedap, siap menerkam. “Woi itu April.” Satu anak pertama yang melihat kami tadi sek
102.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as seeing
Read
+Library
SEAN

SEAN

Meihao de Xiwangsekiansekej seph
Terlihat sangat sexy dimata Sean. “Jangan melihatku seperti itu,” ucap Greysie dengan ketus. Sean tersenyum mendengar perkataan Greysie. Sean mendekat kearah Greysie yang sedang mengambil baju di lemarinya. Sean dengan sengaja menarik handuk yang dipakai Greysie dan meremas kedua payudara Greysie dari belakang. Sean mencium tengkuk Greysie. Sampai membuat Greysie merinding dibuatnya. Satu tangan Sean beralih ke pusat inti Greysie, Sean dengan sengaja memainkan daging kecil milik Greysie kembali.
9.315.4K viewsOngoingAdded to Library 307 Times as seeing
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

tanya Joi sembari menaruh jagung yang habis dilahapnya dan diganti yang baru. Sebelum Joi melahapnya, Baskara mengambil dan meniupinya. Setelah itu ia mengembalikan sembari membalas, "Gue temenan sama semuanya." Cewek itu mengangguk-angguk. "Cowok ganteng yang di bar itu siapa? Keliatan deket banget sama lo." "Lo gak tau Samuel, Joi?" tanya Baskara sedikit kaget. Terlebih saat mendapat respon gelengan dari Joi. Ternyata, masih ada spesies yang tidak tahu tentang si most wanted Saturnus, Samuel.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as seeing
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status