Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Viona

Viona

Levin hanya bergumam. Vio menghela napas panjang, jadi salah tingkah karena Levin terus menatap dirinya. "Kamu kenapa si? Ada yang aneh ya sama penampilan aku." Levin menggeleng. "Terus?" Vio menaikkan satu alisnya, bingung. "Kamu cantik." "Hah?" Vio cengo saat Levin menangkup pipinya dan mendaratkan kecupan di bibir.
1069.6K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as visual
Show Reviews (20)
Read
+Library
Sari Yanti
terima kasih sdh buat cerita nya bgs ga bertele2 ,, tp sayang cerita nya ada yg di gantung,, itu knp tiba2 Dimas pergi ke luar negeri tanpa alasan,, dan apa yg di katakan om Anton sm keluarga nya Levin kok tiba2 berubah JD baik,,, bikin penasaran ...,, klu bisa bikin lanjutan nya dong ...,,,
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
WHERE

WHERE

“Gue baru buat akun Youtube dan ingin membuat konten horror!” Sharon menghela nafasnya dan menatap Gideon meminta persetujuan. “Lo kan bisa bikin konten ke luar negeri kek, tutorial skincare kek atau apalah itu.” Ujar Gideon. Lisa menggeleng kuat. “Gue mau yang horror.” Sharon memijit pelipisnya. Ia heran dengan kelakuan Lisa pada saat ini yang berubah dari biasanya. “Oke.” Gideon menyetujuinya. “Tapi, semua ART yang da di rumah lo harus ikut.”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as visual
Read
+Library
Persona

Persona

Viona tak kuasa menahan rasa penasarannya akhirnya bertanya. "Kamu memang nggak tahu atau pura-pura nggak tahu?" Gilang bertanya balik sembari menatap Viona dalam. Gilang dan Viona kini berhadap-hadapan. Gilang mendekatkan tubuhnya ke Viona membuat Viona termundur satu langkah hingga tubuh gadis itu tersandar di tembok toilet. Gilang semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Viona hingga jaraknya dua cm. Viona mengerti dan langsung memejamkan mata. Senyap hingga beberapa detik kemudian, tak ada pergerakan atau tanda-tanda apa pun. Viona membuka mata perlahan, mendapati Gilang yang hanya terdiam menatapnya aneh.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as visual
Read
+Library
Invitasi

Invitasi

Kyra mencari kamera yang tengah merekam segala tingkah mereka berdasarkan sudut yang muncul dalam video. Begitu menemukan tempat CCTV terpasang, Kyra segera mencabutnya. Sama sekali tidak memikirkan dampak kerusakan yang mungkin ia timbulkan. Selain video, live chat juga terlihat muncul di bagian pojok. Kata-kata yang terbaca berupa seruan dengan kalimat singkat. Di bagian lain, di bawah layar, tampak grafik peningkatan dan penurunan yang tidak menentu.
9.910.0K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as visual
Read
+Library
Unknown

Unknown

Sigap bila ingin, mundur bila ragu. Aku terus bernarasi dalam benak mencoba menafsirkan waktu saat tiba-tiba sebuah ilusi datang menghampiri. Sampai akhirnya imajinasi bertolak referensi menjadi ilusi. Dia benar hadir namun seperti ilusi dalam gambar tiga dimensi. Nyata, tapi tipuan yang sengaja dibuat sebagai pengecoh naluri. “Adira Dealova ”ucap makhluk ilus sambil menyodorkan tangannya ke arahku.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as visual
Read
+Library
REFLECTION

REFLECTION

Ia mengecek kembali jawaban yang diberikan oleh cermin itu pada lembaran tugasnya. “Waow, aku pikir mungkin saja ini jawaban asal-asalan, tapi sepertinya ini benar … aku akan memeriksanya.” Seledri lalu menuliskan sebuah operasi penjumlahan sederhana empat tambah dua kali lima. Ia lalu melakukan hal yang sama pada soal itu. Ia menunggu sesaat jawaban yang akan muncul nantinya. Empat belas. Itu adalah jawaban yang tepat.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as visual
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

“Tanya sesuatu.” “Hah? Tanya apa?” “Apa aja.” “Excuse moi. Êtes-vous occupé en ce moment? Pouvons-nous parler un moment?” (Excuse me. Are you busy right now? Can we talk for a moment?) “Bien sur.” (Sure) Wanita itu mendekat dan menempati salah satu kursi kosong di antara mereka berdua. “Êtes-vous en lune de miel?” (Apa kalian sedang honeymoon?)
1038.6K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as visual
Read
+Library
Rasa

Rasa

Perlahan, Kyra menyipitkan matanya. “E-eh, Aya. Liat sini, liat cepett!” Kyra menepuk tangan Aya yang berbaring diatas paha. Sepertinya, Kyra melihat sesuatu. “Hah? Mana? Ada apaan?” Ataya kebingungan. Ia mencoba ikut menyipitkan mata untuk memperjelas objek yang dimaksud Kyra. “Anda melihat objek apa wahai Kyra?” Ataya masih mencoba mencari hal yang Kyra perhatikan.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as visual
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status