Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Nyari duwit harus sampai lupa sama diri sendiri, ya, opa?” Rute yang Aksara ambil menuju Semarang daerah kota terbilang memutar. Jalur pantura menjadi lebih jauh namun memberikan pemandangan yang beragam. Setelah macet keluar dari Kawasan Bandara, kini berganti dengan jajaran pabrik dan cerobong asapnya yang terus beroperasi. Pelabuhan Tanjung Emas juga menampakkan aktivitas padatnya. Tidak peduli apakah musim liburan atau bukan. Pengiriman melalui antar pulai baik barang maupun manusia hingga ke luar negeri terjadi di Pelabuhan ini. Aksara nilai, tidak ada perubahan yang signifikan di Semarang selain tata letaknya yang mulai di perbaharui. “Yang ini nggak bisa di tunda. Tahu sendiri oma si
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Pembicaraan pun dimulai tentang tanah, hasil panen dan rencana ekspor tembakau kering ke Semarang. Sementara itu, tidak jauh dari pasar Beringharjo, sebuah bangunan tua berdinding semen dan jendela kayu terbuka lebar. Di sanalah, seorang perempuan muda dengan sebuah dress bermotif bunga-bunga selutut masuk pelan-pelan, menuruni anak tangga menuju ruangan yang penuh debu buku. Sukma tau waktunya terbatas. Ia hanya punya satu jam sebelum harus kembali menyiapkan makan siang. Tetapi satu jam itu sudah cukup untuk membuka kembali dunia yang pernah menjadi miliknya. Tangannya menyentuh buku tentang sejarah pendidikan Indonesia. Di sebelahnya, seorang anak kecil duduk membaca buku dongeng. Sukma t
959 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Kurang lebih dua jam kemudian aku dan Bang Ridwan sampai di Semarang. Banyak perubahan pada bandara ini, dahulu saat pertama kali melangkahkan kaki di Semarang, bandara ini masih kecil. Saat menunggu antrean bagasi, aku segera menghubungi Bang Nanda–teman yang aku kenal dari dunia maya karena memiliki ketertarikan yang sama dalam dunia menulis.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Kutukan Perjaka Tua

Kutukan Perjaka Tua

Kebetulan Tante Fatma sepertinya berminat dengan tempat-tempat wisata di sana. "Kalau kemarin nggak dikejar sama acara Ezra, Tante sama Om maunya jalan-jalan dulu di Semarang. Jadi, rencananya nanti setelah acara kamu sama Ayas, Tante mau di sana dulu sehari dua hari. Iya kan, Pa?"
1025.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Sambil mengganti perban lukanya sendiri, ingatan Suster Hua lalu mengalir pelan ke masa lalu. ………………………………………………………………………….. Pelabuhan Torres, 15 tahun yang lalu. Malam itu hujan gerimis turun dan berkabut. Seperti biasa, pelabuhan terlihat sibuk dengan banyaknya kapal-kapal kargo yang berlabuh di dermaga dan banyaknya kuli panggul dari berbagai usia yang sibuk menaikkan atau menurunkan barang-barang di punggung mereka.
9.88.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

gumam Lita pelan. “Benar tentang apa?” Pandangan mata Lita beralih ke Alen. ‘Mereka mungkin lebih mengenal dirimu yang sebenarnya…’ “Tidak, bukan hal yang penting… oh iya, kita disini berapa hari?” tanya Lita mengalihkan topik pembicaraan. “Lusa kita ke Semarang.” “Lusa? Apa nenek mu tidak keberatan kita hanya disini sebentar? Bukankah sebaiknya kita disini lebih lama?”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Teman Seranjang

Teman Seranjang

Teman masa kecilnya tiba-tiba mengirimkan pesan kepadanya. Rindu? Pastinya Jordi rindu. Sepuluh tahun lalu, Anita yang selalu menemaninya di saat Norita dan Alex terlalu sibuk dengan pekerjaan. Ia berteman dengan Anita juga sudah lima belas tahun lamanya. Rumah Anita adalah rumah persinggahan bagi Jordi di kala pria itu kesepian. Jordi : Apa kabar loe, Nit? Dimana loe sekarang?
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Permaisuri di Zaman Modern

Permaisuri di Zaman Modern

Bianca tiba di perusahaan lebih pagi dari hari kemarin. Ia langsung menuju ruangan tempatnya bekerja. Sudah ada Rena, Siska dan Tomi yang lebih dulu tiba. "Selamat pagi semuanya, " sapa Bianca dengan ramah. "Selamat pagi, " sapa Rena dan Tomi. "Selamat pagi. Begitu dong, jangan sampai berangkat seperti kemarin, " puji Sandra yang mengandung sindiran.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Perjalanan kami masih panjang. Sama seperti perjalanan lainnya yang mengantarkan pada tujuan pertama. Kami sampai di Museum Ranggawarsita atau–atau yang lebih dikenal dengan nama Museum Jawa Tengah. Museum itu menyimpan sejarah Kota Lama Semarang sekaligus aneka ragam budaya sejak zaman pra-sejarah hingga sekarang. Ketika pertama kalinya aku menginjakkan kaki di tempat ini, rasanya sangat tidak asing.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Cinta Diamnya Sang CEO

Cinta Diamnya Sang CEO

“Kamu bersembunyi dengan sangat apik. Semarang seluas itu ternyata.” Amira terkekeh sebentar lalu meneguk minuman dinginnya. Hari ini cuaca di Semarang panas. Dalam beberapa hari ini hujan tidak mengguyur setelah terakhir kali membuat banjir di titik tertentu. Semilir angin membelai kulit Amira dan anak-anak rambutnya yang tidak terkuncir rapi ikut terbang terbawa. Ah, rasanya masih seperti mimpi bisa bertemu dengan pria ini. Amira tidak menyangka akan bertemu dengan mudah setelah sekian lama menunggu kabar darinya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai semarang tempo dulu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status