Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hasrat Pria Lumpuh

Hasrat Pria Lumpuh

Senyum milik seseorang yang telah menerima sesuatu lebih dari gaji bulanannya. Lucien telah bermain lebih dulu. Dan Anna, sekali lagi, hampir masuk ke dalam perangkapnya. ---TBC--
83.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai senyum licik
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta sang Pewaris

Gairah Cinta sang Pewaris

Entah kenapa, rasanya gadis kecil ini semakin mahir berbicara manis sejak tinggal bersama Adam. “Halo, Bibi Elena,” sapa Liam dengan kepala tertunduk, terlihat malu. Sesuatu hal yang jarang terlihat. “Aku Liam …,” imbuhnya seiring kupingnya terlihat memerah. Sikap Liam dan Lili yang menggemaskan membuat Elena merasa hatinya terenyuh. “Kalian pintar sekali, ini hadiah untuk kalian!” Dia langsung mengeluarkan dua buah lolipop dan menyodorkannya kepada dua keponakannya.
9.9903.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.3K kali sebagai senyum licik
Tampilkan Ulasan (76)
Baca
+Pustaka
JP
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Titan
Ijin promote thor. REVENGE menceritakan derita wanita yang tidak tahu apa-apa disiksa sampai hampir mati hanya dengan satu tuduhan, Pelakor. Bangkit dari kematian berbekal sedikit ilmu bela diri, Claudia melacak semua orang yang membuatnya menderita. Mampir kak buat reviewnya. Thanks.
Baca Semua Ulasan
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Senyum Lark melebar, tapi kali ini bukan senyum seorang guru—melainkan senyuman seekor predator yang sangat sabar, yang akhirnya melihat mangsanya masuk sendiri ke dalam perangkap dengan sukarela. "Bagus," bisiknya, suaranya turun satu oktaf, bergetar dengan hasrat yang tak lagi ia sembunyikan. "Jangan ditahan, Lylia. Biarkan apimu menyala." Lark membuang jarak milimeter terakhir di antara kami. Bibirnya menempel di bibirku, tidak dengan agresi seperti Kael atau tuntutan mutlak seperti Arthur, melainkan dengan kelembutan yang menghancurkan. Ciumannya dalam, basah, dan perlahan, seolah ia memiliki seluruh waktu di dunia untuk mencecap setiap sudut mulutku. Ia terasa seperti madu gelap dan sih
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai senyum licik
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Liar Majikanku

Pemuas Nafsu Liar Majikanku

Jelas Arthur. Tak perlu melakukan tes DNA Aiden sudah yakin kalau Alea adalah Lili. Mereka memiliki banyak kemiripan. Mata Alea hingga caranya tersenyum tak hanya itu Lili sangat suka jus stroberi begitu pula dengan Alea. “Biar semakin jelas saja Tuan.” Sahut Arthur. “Baiklah, nanti aku bicara dulu sama Lili. Tapi jangan ungkap kebenarannya dulu.” Pinta Aiden.
10239.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai senyum licik
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Tamunya sekaligus teman Senja ini antik sekali sikap maupun penampilannya. "Oh jadi Bapak ayahnya orang-orangan sawah ini? Assalamualaikum, Pak. Saya Liberty Delacroix Adam, biasa dipanggil Lily. Saya ini temannya Senja, Pak. Saya minta maaf atas kata-kata tidak sopan yang tadi tidak sengaja saya ucapkan ya Pak? Becanda doang mah saya, Pak." Lily tersenyum sopan sambil membungkukkan sedikit tubuhnya saat menyalami Fajar Ramadhan.
1057.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai senyum licik
Baca
+Pustaka
Senyuman Pandemi

Senyuman Pandemi

Dia tak perlu menunggu Arkana memelototinya untuk merayakan keberhasilannya mengakali pemuda berkulit putih itu. “Oh, bukan uang rupanya. Hanya angin lalu,” ujar Bisma sambil melambai-lambaikan tangannya di udara, seolah-olah menepis angin. “Kau salah tempat kalau bersajak di sini,” sahut Arkana. Bisma makin tertawa. “Kau benar. Aku seharusnya pergi ke FIB,” jawabnya. “Tapi, rindu memanggilku kemari. Aku harus bagaimana, Ar?”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai senyum licik
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Hingga tanpa sadar ada kekasihnya yang melihatnya dari samping. “Hanya memikirkan masa depan saja,” papar Lily dengan semyum tipis. Senyum Lily menular pada Bara. Memang secantik itu senyum Lily. Membuat siapa pun akan terpana dengan senyuman kekasihnya itu. Bolehkah ia egois? Bara hanya ingin Lily tersenyum untuk diirnya. Ia tidak ingin kekasihnya itu menampakkan senyumannya kepda orang lain. Apalagi jika orang itu adalah laki-laki.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai senyum licik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status