Bos, Jangan! Nanti Ketahuan
Tatapannya lekat pada mata Selena.
"Sayang, memangnya kamu pikir aku seperti itu?"
Selena tidak menjawab. Ia hanya tersenyum kecut.
"Sayang, sudah aku katakan, aku mencintai kamu apapun keadaan kamu. Kalau memang kamu sakit, ya kita berobat. Masalah kepuasan dan hasrat itu bisa kita carikan solusinya yang lain. Kamu kan tahu, seandainya pun ada kehidupan yang lain, aku tetap akan menikahi kamu, Sayang. Jadi jangan berpikiran yang buruk-buruk, nanti sakit kepala kamu semakin parah."