SEPERTI MENDUNG
Wanita tua yang terus memakai syal itu pun selalu mengingat apa yang ada di Al-Qur'an, hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan¹.
Memang, mendung akan tidak selamanya mendung. Namun, ini sangat menyakitkan bagi Nur. Hatinya seperti sedang diiris-iris oleh waktu, perasaan yang terus merundung kegalauan. Dia sampai tidak semangat untuk apa pun. Makan enggak enak. Bekerja enggak napsu. Setiap harinya, diam sendirian sambil kedua kakinya ditekukan, melamun.
Hot Chapters