BRONDONG TENGIL BU DOSEN!
Perlahan, ia membuka lemari yang berisi pakaian untuk hari istimewanya.
Di pagi yang masih gelap itu, Gilang mulai mengenakan setelan lengkap: blangkon, beskap, jarik, hingga selop. Tak lama kemudian, seorang perias masuk untuk membantu merapikan penampilannya dan memberi sentuhan akhir pada wajah calon mempelai pria itu.
"Kamu sudah siap, Lang?" Hendro terlihat gagah dengan setelan beskapnya, menerobos pintu kamar tempat Gilang berada dengan wajah berseri.