Rahim Sewaan
ujar sang supir yang melihat wajah Ivana bertambah pucat pasi melalui spion rear view, karena Eiwa memintanya untuk mengunci semua pintu mobil.
Mendengar ucapan supir yang ada di depannya, membuat Ivana sedikit lega. Namun, rasa penasaran dan rasa curiga masih menguasai hatinya.
"Anda mau turun Nona Ivana?" tanya Eiwa, ketika mobil berhenti di depan sebuah resto yang terlihat sangat berkelas, dan pastinya harga-harganya menguras kantong, orang-orang seperti Ivana,
Ivana menggelengkan kepalanya, kemudian menekukkan kaki setelah Eiwa turun. Pak supir melihat Ivana yang menahan sakit, seperti membayangkan dirinya dulu saat berada di jalanan.
Bab Populer