The Essence of Love
Entah mengapa detak jantung Xavier berbeda saat dekat dan melihat tingkah konyol gadis desa yang usianya belum juga genap dua puluh tahun ini, yang justru seringkali membuatnya kesal.
"Ckck ... bagaimana kau tidak kesiangan, ternyata tidurmu sebegini pulas bila bertemu bantal," gumam Xavier pelan.
Xavier kembali mengangsurkan tanggannya, membelai lembut dari mulai dahi menjalar kepipi hingga dagunya. Tidak cukup sampai di situ, gerakan tubuh Anan yang merasa terusik dengan sentuhan Xavier tidak serta merta membuat Xavier menjauh, kini tubuh athletis itu semakin mendekat, dengan wajah yang di condongkan ke arah wajah Anan, hingga kini ... keduanya dapat saling merasakan hembusan nafas hangat
인기 회차