Ada satu kutipan dari novel 'Pride and Prejudice' yang selalu bikin hatiku meleleh setiap kali mengingatnya: 'You have bewitched me, body and soul.' Kata-kata Mr. Darcy kepada Elizabeth Bennet itu sederhana tapi sarat makna. Bukan sekadar pengakuan cinta, melainkan penyerahan total tanpa syarat. Kutipan ini mengingatkanku bahwa cinta sejati itu seperti sihir—menyentuh setiap sudut keberadaanmu tanpa bisa dijelaskan secara rasional.
Aku juga suka bagaimana Jane Austen membungkus kompleksitas emosi dalam kalimat yang begitu elegan. Di era modern yang penuh dengan kata-kata instan lewat chat, kutipan klasik semacam ini justru terasa lebih dalam dan timeless. Mungkin karena ia berbicara tentang esensi cinta yang universal: keterikatan jiwa yang tak terbantahkan.