MEMBALAS HINAAN BAPAK (Cerita Cinta Sang Caddy)
Sumi berpindah duduk dan bersandar pada dinding bata yang belum dicat, atasnya hanya ditutup teriplek yang sama tak berwarna juga.
“Kamu beruntung, Sum! Yamada baik. Kamu pun dapat pahala, karena mau nikah sama kamu dia jadi muslim! Kata orang tua, cinta itu hadir karena biasa. Andai ada Yamada yang lain, aku juga mau, Sum! Tapi ….” Suvia menggantungkan ucapannya.
“Tapi apa, Via?” Sumi menoleh pada Suvia.
“Tapi apakah Yamada yang lain akan mau sama aku. Aku kan gak cantik seperti kamu, Sum!” Suvia tertawa ringan.
ตอนยอดนิยม