Ada beberapa hal kecil yang sering luput dari perhatian tapi sebenarnya termasuk riya atau sum'ah. Misalnya, ketika seseorang sengaja memposting kegiatan ibadah di media sosial dengan caption yang terlalu 'dramatis'—seolah ingin menunjukkan betapa rajinnya mereka beribadah. Atau, saat seseorang dengan nada 'casual' bilang, 'Akhirnya selesai juga baca Al-Qur'an 30 hari berturut-turut,' padahal jelas itu pamer.
Yang lebih halus lagi adalah ketika seseorang sering mengeluh tentang betapa lelahnya mereka karena membantu orang lain, padahal dalam hati ingin dipuji sebagai 'orang baik'. Atau, saat mereka dengan sengaja menceritakan amal mereka di depan orang lain dengan alasan 'berbagi inspirasi', tapi sebenarnya ingin diakui. Ini kadang sulit dibedakan karena motivasi hati memang tidak terlihat.