Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

Tolong Lepaskan Aku Tuan Billionaire

tanya Hanaya, nekat melontarkan pertanyaan yang sudah mengganjal di kepalanya sejak tadi. Di seberang sambungan, suasana mendadak senyap. Tidak ada suara helaan napas maupun gerakan. Hanya deru angin malam dari luar dinding kaca yang mengisi keheningan. Beberapa detik berlalu sebelum suara berat Silas kembali terdengar, kali ini bernada selidik yang begitu tajam.
10884 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as silent war
Read
+Library
Cinta Dalam Riuh Salju

Cinta Dalam Riuh Salju

Emil kini duduk bersandar di dinding, napasnya mulai teratur. “Aku... siap... bicara,” gumamnya. Leo merekam. “Sebutkan semuanya.” Emil membuka matanya, kini lebih jernih. “Proyek ini... disebut Silencer. Tujuannya adalah mengendalikan opini publik tanpa mereka sadar. Lewat suara, gambar, dan algoritma... kami buat dunia percaya hanya pada satu narasi.” Amara menelan ludah. “Dan Liesel Rosenthal?”
976 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as silent war
Read
+Library
LUCID DREAM

LUCID DREAM

ucapnya lagi membuat pelayan yang berada di kubu Mikhail meluruh lesu. "Baik. Selamat beristirahat, nona." Pintu lun tertutup meninggalkan Althea dalam kesendirian. Althea yang tidak suka suasana yang seperti ini, maksudnya suasana sepi dan sunyi tiba-tiba setelah orang-orang yang memenuhi kamarnya pergi. Rasanya Althea baru aja ditinggal pergi dan suasana sunyi seperti dua kali mencekam daripada yang biasanya. Gadis itu membuka jendela, dan suara angin malam disertai gesekan tumbuhan membuat suara di dalam kamar. Walaupun dingin, tapi ini lebih baik daripada sunyi senyap seperti tadi.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as silent war
Read
+Library
Black Light

Black Light

Terdapat ruangan gelap tanpa sudut, tempat yang cukup sunyi dan hanya terdapat sebuah kursi megah di ruangan sebesar itu. Dari kejauhan nampak siluet sesosok mahluk sedang duduk diatas kursi itu, saat kabut hitam tiba-tiba memenuhi ruang hampa itu, sehingga membuat ruangan gelap itu semakin mencekam. "Tidak bisakah kau muncul tanpa asap-asap kotormu itu Cassius?" Seru sesosok mahluk yang duduk diatas kursi kebesarannya itu. Tentu dengan mudahnya sosok itu menyadari kedatangan Cassius. "Singkirkan asap kotormu, aku sedang merokok". Lanjutnya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as silent war
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status