Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Tidak ada kata-kata di antara mereka, hanya keheningan yang sarat makna. Galuh menunduk, mendekat. Ratri memejamkan mata, menahan perasaan yang bercampur antara takut dan pasrah. Malam itu berjalan begitu pelan, diisi oleh desau napas, bisikan samar, dan getar yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Napas Ratri terengah-engah. “Mas…” suaranya keluar begitu lirih, hampir seperti desahan yang bergetar di antara udara malam.
722 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as silent war
Read
+Library
Elara: Penjaga Lembah Sunyi

Elara: Penjaga Lembah Sunyi

Namun, kedamaian Lembah Sunyi kini terancam oleh kekuatan jahat yang telah bangkit dari kegelapan, mengincar rahasia yang dijaga oleh klan Elara selama berabad-abad. Saat Elara melewati hutan yang sunyi dan mencekam, ia mendengar suara gemerisik di antara pepohonan yang menjulang tinggi. Ia berhenti mendadak, jantungnya berdebar kencang. Ia tahu bahwa ia sedang diikuti oleh seseorang atau sesuatu. Ia mempercepat langkahnya, berusaha melarikan diri dari kejaran bayangan yang mengintai di balik kabut.
10770 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as silent war
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Mereka tahu itu berisiko, tapi diam di tempat juga bukan pilihan. Perjalanan menuju timur jauh dari kata mudah. Jalan penuh reruntuhan dan kendaraan terbengkalai. Tapi yang membuat mereka makin waspada adalah keheningan. Tak ada suara zombie. Bahkan burung pun tidak terdengar. Rhea menggenggam senjatanya erat. "Terlalu sunyi." Elio berhenti mendadak. "Lihat itu."
101.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as silent war
Read
+Library
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Makhluk-makhluk lain lenyap seperti debu tertiup angin. Raka berdiri terengah, memandang sisa-sisa batang yang masih berasap. Sardi duduk di tanah, tertawa kecil meski napasnya berat. “Kalau ini bukan mimpi buruk, aku tak tahu apa lagi yang lebih gila dari ini.” Mereka semua terdiam sejenak, membiarkan kenyataan meresap. Lembah Senyap kini benar-benar… senyap.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as silent war
Read
+Library
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Teriaknya dengan lantang. "Paham pak!" Kelas pun dimulai, suasana di dalam ruangan itu tampak hening.Tak ada satu orangpun yang berani mengeluarkan suara dari mulutnya. Jessy yang biasanya selalu membuat keramaian di dalam kelas pun kini mulutnya sudah terkunci rapat rapat. Kunci itu seakan-akan hilang dan iya tak berani mencari kunci itu untuk membuka mulutnya yang tergembok.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as silent war
Read
+Library
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

teriaknya, suaranya pecah, namun tenggelam oleh dentuman kembang api yang terus meledak di langit malam. Di dalam air, Lena membuka matanya setengah sadar. Samar-samar dia melihat sosok yang mendekat di antara riak gelap, lalu kilatan cahaya seperti arloji di tangan seseorang itu—sebelum semuanya perlahan menghilang dalam kegelapan laut. • Earpiece di telinganya mengeluarkan suara statis. "Bzzzt—krrt— Lena— kau dengar— kzzzt—"
358 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as silent war
Read
+Library
Dalam Diam Ia Mengikatku

Dalam Diam Ia Mengikatku

“Kalau kita mau lihat siapa yang main di belakang… kita harus masuk ke wilayah mereka.” Sunyi. Tapi kali ini sunyi yang penuh keputusan. Ronghuā mengirim file itu. Klik. Suara kecil. Tapi terasa seperti sesuatu yang jauh lebih besar. Setelah itu, tidak ada yang langsung bicara. Hanya suara napas. Detik yang berjalan. Dan sesuatu yang tidak terlihat, tapi terasa—seperti mereka baru saja mengetuk pintu yang tidak seharusnya dibuka.
10440 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as silent war
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Klik. Hening. Suara statis yang tipis menggantikan bariton Arvan sebelum akhirnya dentingan gitar yang muram dan suara lirih Billie Eilish memenuhi kamar.
827 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as silent war
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

“Kita... benar-benar jadi satu suara!” Ravina tertawa kecil. “Baru kali ini aku ingin pertarungan terus berlangsung.” Namun di sela keceriaan, Vania menoleh cepat ke langit… dan melihat sesuatu. Di antara kabut resonansi... wajah pucat bersinar. Tanpa mata. Hanya mulut. “Silence Requiem...” bisiknya. Wajah itu belum menyerang. Tapi ia... sedang mendengarkan.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as silent war
Read
+Library
Falling for the Mafia’s Embrace

Falling for the Mafia’s Embrace

Ruangan mendadak terasa sunyi. Bukan sunyi biasa. Tapi sunyi yang berat, seperti seluruh oksigen tiba-tiba memutuskan untuk pergi, meninggalkan mereka berdua dalam ruang hampa. Hanya suara pendingin ruangan yang samar terdengar, berdengung seperti nyamuk di telinga. Tatapan mereka bertemu. Sierra menunggu. Berharap.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as silent war
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status