Tawanan Sang Mafia - New Story (Saga & Sesil)
“Apakah Anda baik-baik saja?”
Sesil menggosok keningnya sambil menatap pria yang berdiri di depannya. Matanya mengamati penampilan pria itu dari ujung kepala hingga kaki. Topi, kacamata yang digantung di kaos, jaket, celana, dan sepatu bootsnya, semuanya serbah hitam. Bahkan sarung tangan yang dikenakan pria itu pun juga sama gelapnya. Satu-satunya yang berwarna dari pria itu hanyalah wajahnya yang berkulit putih bersih, jajaran gigi putih yang bersih, juga matanya yang sejernih lautan biru.
Untuk sejenak Sesil terpaku pada pria itu, memikirkan apa yang dilakukan seorang pria di depan toilet wanita. Kontan Sesil pun melangkah mundur dengan waspada.
الفصول الرائجة