Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LUKA

LUKA

Kata orang dulu jika dua anak manusia yang berbeda jenis disatukan maka akan hadir orang ketiga yang tidak lain adalah setan. Setelah mereka berkumpul Bi Inem melirik Intan yang juga menggunakan rok sepaha dnegan tanktop ketat yang memperlihatkan bentuk tubuhnya. Ia hanya menggeleng, Intan memang tidak berubah pikirnya. "Non jangan jauh-jauh. Bibi ambil makanan dulu!" pinta Bi Inem yang diangguki Nara. Alvin yang berada di sebelah Nara mendengus kesal. Setelah kepergian Bi Inem. Alvin menarik Nara dan mendudukkannya dipangkuan.
87.7K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as Siluman
Read
+Library
Koma

Koma

Silawan bicara melepaskan pegangan sirambut ikal yang terasa lengket karena keringat. "Aku siapa? Siapa yang cantik?" "Sheilendra. Sella," ucapnya mantap. Silawan bicara bernama Sella itu menonyor kepala sirambut ikal dengan telunjuknya yang lentik. Membuat sirambut ikal mengumpat sambil meringis mengelus-elus dahinya. "Jelas Angaya- lah, sipaket lengkap. Inget ya A-ya cantik." Sirambut ikal Aya terdiam. Sella bohong, sahabatnya itu jelas berbohong. Dilihat dari arah manapun Sella jelas lebih cantik daripada Aya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as Siluman
Read
+Library
LALI

LALI

Harun melemparnya dengan bantal yang sudah komar-kamir. “Tapi perkorone podo, Run” Di lempar lagi bantal itu kewajah Harun. Wajahnya kesal bukan karena di lepar bantal yang sudah komar-kamir melainkan di panggilnya Sodron. Dalam bahasa Jawa, nama Sodron berarti orang yang kurang waras, namun bukan gila. “Wes, kae lho tak gawakne jajan seko emak.” Ia bangkit dan mengambil surat-surat yang betengger di meja. Di masukkan ke dalam laci bawah lemari.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as Siluman
Read
+Library
Kinan

Kinan

"Wisnu." Kinan terdiam, melihat penampilan pria itu dari ujung kaki hingga ke ujung kepala. Tepat sesuai dugaannya, pria kutu buku dengan kaca mata tebal. "Ah, ya. Saya Kinan." "Buku apa yang kau sukai?" tanyanya, seraya mengajak Kinan berjalan pelan ke arah rak-rak buku yang berbaris dan tersusun sangat rapi di hadapannya.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as Siluman
Read
+Library
Lusia

Lusia

“Ini Nona, minuman dingin untuk anda.... “ Emma mengulurkan segelas besar limun yang nampak segar. Tanpa berpikir panjang, Lusia segera menerima limun dari Emma dan meneguknya. Rasa haus itu perlahan hilang, rasa masam dan juga manis limun, terasa sangat menyegarkan. Tak terasa matahari sudah membumbung tinggi, meski sinarnya tidak bisa membuat sirna kabut di Rose Hill, sepertinya Tuhan telah memutuskan kalau kabut di Rose hill akan seterusnya seperti ini, abadi.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as Siluman
Read
+Library
Setitik Hitam

Setitik Hitam

teriak Tisha “Kamu kan orang,” ucap Yura pelan “Tidak ada orang! Tidak ada orang! Pergi! Bunda marah! Tidak ada orang!” ucapnya tanpa berhenti. “Tisha!!! Nama kamu Tisha kan?, aku orang baik, aku bawa banyak makanan,” ucap Yura dengan lembut. “Makanan? Makanan? Jajan? Mana? Aku mau makanan. Tisha mau jajan,” ucap Tisha berulang kali.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as Siluman
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Manusia terkutuk itu tak lain adalah Rawana Baka, yang kemudian dikenal dengan nama Siluman Selaksa Nyawa. Sekarang usianya baru dua ratus lima belas tahun, tapi Siluman Selaksa Nyawa masih kelihatan muda dan punya ketampanan tersendiri. Wajah putihnya bagai mengenakan bedak tebal itu menampakkan bentuk ketampanan yang tersembunyi. Ketampanan yang pucat semakin terlihat jelas dari warna bibirnya yang biru, matanya tajam dan berkesan dingin, ia satu-satunya orang yang tak pernah tersenyum dan tak mempunyai perubahan air muka.
1030.1K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as Siluman
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Di dalam wilayah Dunia Siluman, Ras Manusia adalah ras pendosa yang hampir hanya bisa muncul sebagai budak atau makanan! "Bum!" Ratusan prajurit siluman di belakang komandan itu serentak mengeluarkan tombak perang mereka, menebarkan aura yang sangat agresif. "Hahaha! Ternyata benar dia seorang dari Ras Manusia!" Pemimpin siluman berkepala burung itu tertawa hampir gila, seraya berkata berulang kali: "Jenderal, Anda harus berhati-hati. Ras Manusia ini sangat mengerikan, dalam sekejap saja dia sudah membunuh belasan Penguasa Abadi (Xianjun) anak buahku! Sangat mungkin dia adalah seorang Penguasa Mud
2.4K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as Siluman
Read
+Library
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Siluman Tikus Purba menyerahkan sebuah kotak kecil berwarna hitam, "Aku memberimu hadian sebagai tanda perpisahan kita, juga sebagai ucapan selamat ulang tahun yang ke 20." Melihat hal itu, mendadak mata Lanting Beruga berkaca-kaca. Baru menyadari jika hari ini adalah hari ulang tahunnya. Ah, sudah berapa lama dia meninggalkan kampung halamannya, atau meninggalkan kakek dan neneknya. Para raja siluman yang lain juga menyerahkan kota masing-masing, di dalam kotak itu ada ramuan yang bisa meningkatkan level kependekaran seorang manusia.
9.33.2M viewsCompletedAdded to Library 126.9K Times as Siluman
Show Reviews (1034)
Read
+Library
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Read All Reviews
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status