Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Suamiku

Istri Suamiku

Saat sibuk melihat aktifitas-aktifitas teman-temannya disosial media, Sarah melihat akun milik Mona yang menulis kalimat sindirian yang sepertinya ditujukan untuknya. "Terimakasih Mas sudah memilihku, sepintar-pintarnya pelakor ingin merusak rumah tangga kita kalau kita masih memiliki rasa cinta yang besar, pelakor itu mau bilang apa? terkhusus untuk pelakor jangan harap bisa kembali hadir dirumah tanggaku ya, Aku tidak akan tinggal diam untuk yang kedua kalinya, buat teman-teman yang lain harap hati-hati pelakor saat ini ada dimana-mana termasuk orang terdekat pun bisa menjadi pelakor dirumah tangga kita."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
KURAMPAS MAHAR LIMA MILYAR

KURAMPAS MAHAR LIMA MILYAR

tanyaku dengan senyuman mengejek. “Iya, uang itu adalah mahar untukku. Artinya uang lima milyar itu akan menjadi milikku! Apa kau tak mengerti arti dari sebuah mahar, Wanita Bodoh? Atau dulu kau tak menerima apapun karena kau tak pantas ‘dibeli’ dengan mahal? Ha ... ha ....” tawa penuh ejekan menggema. Saat mulutnya tertawa lebar, kulepas masker yang kupakai dan melempar kearah si pelakor. Ups, sasaranku tepat mengenai mulutnya. Sontak saja dia makin berang.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Bukan Pelakor

Bukan Pelakor

Kemudian, Reina berpamitan pada Melati. Sepeninggal Reina, Melati kembali merasa sedih dan kesepian. Dia masih tak habis pikir bisa menjadi istri kedua. Sungguh tak pernah terpikirkan oleh Melati sebelumnya. Padahal Melati sangat membenci seorang pelakor, sedangkan dirinya sekarang menjadi seorang pelakor. “Melati, kamu di mana? Jangan buat aku khawatir dan bingung. Aku sampai rumah, kamu nggak ada.” Sebuah pesan dari Adam.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Dijebak Mengandung Anak CEO

Dijebak Mengandung Anak CEO

Posisi mereka tidak jauh dari pasar sehingga banyak orang yang melihat mereka berdua sehingga menjadi tontonan gratis bahkan mereka yang mengelilinginya melempar apapun yang mereka bawa ke tubuh Jihan. "Ibu-ibu!! Dengerin hati-hati sama perempuan seperti ini. Kalau bisa kalian jangan beli barang di tokonya, dia itu pelakor!! Perebut semua orang, lihat dia usaha seramai ini karena uang dari suamiku!!!" "Ternyata pelakor!! Ih, tampangnya sih polos tahunya pakar selingkuh. Wah, kita nggak usah beli di tempat dia. Nanti suami kita yang di goda."
931.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Suami Brengsekku, Tidak Ingin Menceraikanku

Suami Brengsekku, Tidak Ingin Menceraikanku

Marley meliriknya sebentar, kemudian melanjutkan memakan burger miliknya. "Eh ibu-ibu, hati-hati yaa, sekarang banyak banget pelakor." Wanita bertubuh berisi membuka percakapan. Suaranya cukup keras untuk didengar Marley. Marley mengabaikannya. "Ngeri banget ya zaman sekarang. Kaya nggak ada lelaki lain aja," timpal wanita di sampingnya. "Tipe wanita murahan mereka. Kayanya nggak ada lelaki single yang mau sama mereka makanya jadi pelakor." Wanita berambut pendek ikut berbicara. Suara ketiganya sangat keras untuk tidak bisa didengar Marley.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
MELAWAN PELAKOR

MELAWAN PELAKOR

"Ah cantik itu relatif mas. Sama seperti perumpamaan pernikahan. Jika wanita jatuh pada lelaki yang tepat, ia akan jadi ratu," "Kalau jatuh pada lelaki yang salah?" "Jadi selir mungkin. Tapi ya aneh zaman sekarang mana ada selir, yang banyak jadi pelakor." jawabku asal. "Kamu jangan sering lihat sinetron-sinetron atau cerita yang membahas pelakor Nis. Jadi baper sendiri kan." "Tapi pelakor itu nyata adanya mas." "Terserah kamu lah. Ayo berangkat."
9.4K viewsCompletedAdded to Library 310 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku

Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku

Hanya Mas Raga memang perlu diingatkan, sukur-sukur dia menyadari kalau si gundik sepertinya memanfaatkan uangnya untuk mencukupi gaya hidupnya. Dasar benalu tak tahu malu! Pelakor jaman sekarang memang kebanyakan cuma modal tampang, lantas nempel dan ingin harta kekayaan. Si lelakinya juga tak kalah bodoh. Lebih senang bermaksiat daripada mempertahankan seorang wanita yang jelas ibu dari anak-anaknya. Kalau sudah datang karma saja, nanti nyembah-nyembah ingin kembali. Dasar!
4.4K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

Fitnah Pelakor Membuatku Babak Belur

"Kenapa kalian bantu pelakor ini, bukannya bantu istri sah?" Polisi berkata dengan nada datar, "Dia itu putri raja perhiasan, mana mungkin jadi pelakor?" Imelda tidak percaya. "Dia putri raja perhiasan? Aku bahkan punya tambang!" Semua orang di sekelilingnya ikut tertawa terbahak-bahak. "Iya nih. Panggilan halusnya pelakor, kalau panggilan kasarnya pelacur!" timpal temannya.
23.9K viewsCompletedAdded to Library 740 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Bukan Pilihan Suami, Tapi Jadi Idaman Presdir

Senyum tipis terukir di bibir Elara saat menatap Dinda dan kedua temannya yang masih berdiri di belakangnya. Dinda dan kedua temannya, menatap Elara dengan pandangan merendahkan. Menunggu reaksi Elara. “Kalian ini cita-citanya jadi ani-ani, tapi mentalnya cuma kuat buat gibah," ucap Elara. Mereka terdiam sejenak. Lalu salah satu dari mereka menyeringai. “Pelakor aja bangga,” balasnya sengit. Pelakor? “Atau…” Elara balas dengan senyum tipisnya, “...jangan-jangan kalian sudah ngangkang lebar-lebar, tapi cuma diobral gratis?”
1049.5K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

Ujar Dio menggeleng seraya menatap jijik ke arah Indri. “Mana ada perempuan high class mau jadi selingkuhan, Dio! Semua pelakor itu ya sudah jelas murahan!” Jawab Galih, setiap katanya penuh dengan penekanan, sambil menatap mengejek pada Indri.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status