Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Kain Basahan Basah Di Kamar Mandi

Aku tahu kok, mereka berdua merebut hartaku, bukan harta suamiku atau harta Bu Aisyah. "Kalau sesama pelakor, nggak usah saling menghujat. Kalau sudah seperti ini jadi sender-senderan 'kan. Eh maaf lidahku keseleo, maksudku sindir-sindiran," sindirku kepada kedua wanita yang haus harta. "Aku sama Lala nggak sama iya. Dia itu mantan pelacur! Asal kamu tahu, Ririn!" Lala tersulut emosi. Dia tidak bisa mengontrol amarahnya. Sindiran yang dilontarkan Ririn sudah keterlaluan. Padahal, Ririn yang telah menjebak Lala pada saat itu.
33.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Sang Mantan Pelacur

Sang Mantan Pelacur

Keadaan sepi membuatnya leluasa berbuat apa saja. "Aku tahu kamu bukan perempuan baik-baik. Waktu liburan kemarin, aku lihat kamu dengan lelaki tengah asyik menari erotis dan berciuman di club malam. Kenapa sekarang sok jual mahal? Aku bisa membayar sama dengan orang itu. Gimana?" Adilla mendorong tubuh lelaki itu sekuat tenaga. "Maaf. Mungkin njenengan salah lihat, Pak."
108.3K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Pelakor vs Istri sah

Pelakor vs Istri sah

ujar lelaki itu, membuat sang wanita langsung tertawa sinis. “Teori dari mana itu? Mana mungkin seorang istri sah memperlakukan pelakor dengan baik. Itu mustahil, brader!” “Dia akan menjadi istri sahku juga.” “Ya ya ya. Terserah kau! Aku sudah terbiasa memanggilnya pelakor.” “Kau ... tidak sakit hati kan? Aku takut kau diam- diam menangis, terus menjadi depresi,” cicit lelaki itu, membuat sang wanita langsung tertawa keras.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

"Hellow Mbaknya itu siapa? Kok maksa-maksa? Apa segitu gak lakunya sampai suami orang kamu paksa untuk mau sama kamu? Kalau merubah penampilan itu ya untuk dirimu sendiri bukan buat goda laki orang. Pelakor aja gak semurahan kamu, Mbak! Cantik kagak jijik iya, najis!" "Diam kamu! Dasar perempuan kampung! Udah miskin sok keras lagi! Kamu iri kan sama aku? Kenapa? Karena kamu udah bangkrut kan?" Kinan mencebikkan sinis senyumannya pada Selena. Sebagai seorang perempuan dan istri sah harga dirinya seolah-olah terkoyak oleh calon pelakor murahan seperti Selena.
9.3106.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

“Berhenti menyebut Titian pelac*r! Dia karyawanku! Dia mencintai kakakku! Dan aku mendukungnya! Jadi, dia bukan pelac*r! Paham!” “Pelakor! Kau juga sama! Kau juga perempuan murahan! Kau pacaran sama preman jalanan! Padahal kau masih sah istri Binsar! Kau perempuan gatal! Kau murahan! kau juga lont ---“ “Siapa?”
10145.9K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Suami Mempesona Ternyata Mencintaiku

Suami Mempesona Ternyata Mencintaiku

Indira membentak lantang di depan wajah Litha, setelahnya menggertakkan gigi. “Mengamuk saja di rumahmu. Pulang sana, calon pelakor murahan.” Litha geram karena orang-orang selalu menyebutnya sebagai pelakor. Menatap sengit pada dirinya. Melemparkan kata-kata yang menyakitkan. Litha sudah bertekad akan menjaga apa pun yang sudah dia dapatkan.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Tukar Suami dengan Pelakor

Tukar Suami dengan Pelakor

Di saat seperti ini, ia masih bisa berkata seperti itu. "Terimakasih sebelumnya kalian sudah datang, tapi mungkin acaranya hanya sampai sini saja. Semuanya mohon bubar yah!" Mereka tampak memaklumi keadaan, beberapa orang langsung pergi akan tetapi ada beberapa yang sempat menghina mereka terlebih dahulu. "Dasar tidak tau diri, udah punya suami bos kaya, malah selingkuh sama karyawannya," cibir salah seorang sembari melenggang pergi.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

Dikira Gadis Kampungan Ternyata Sultan

Sembari bersedekap dada, Renata dengan sombongnya berkata seolah ia telah menang. "Aku, takut padamu?" Syakila menunjuk diri sendiri, memasang wajah polos dan lanjut berkata, "Memangnya kamu siapa? Hanya bibit pelakor yang sama sekali tidak penting bagiku." "Apa kamu bilang?!" Renata melotot pada Syakila dengan tangan terkepal ke bawah. "CALON PE-LA-KORRR, sayangnya akan gagal merebut Mas Devan dariku. Sudah jelas sekarang?" ujar Syakila menohok sengaja mengeja kata 'pelakor' dengan begitu jelasnya.
10127.9K viewsCompletedAdded to Library 4.2K Times as sindiran buat pelakor murahan
Show Reviews (16)
Read
+Library
Khusnul Tikwati
Kalau aku jadi syakila, udah aku obra abrik pesta pertunangan kamil dan mengatakan pada tamu undangan kalau kamil cuma seorang pembohong dan penipu. biar tahu rasa ksluarga itu. lanjut ya ka. jangan lama² updatenya
Harun Zaki
sudah baca sampai selesai, tapi ceritanya masih menggantung. ada beberapa yang belum tuntas 1. bagaimana kelanjutan kasus yang menimpa Maharani dgn suaminya 2. kelanjutan keluarga Kamil 3. happy ending tokok utama dalam cerita ini
Read All Reviews
PESAN PANAS DARI SELINGKUHAN SUAMIKU.

PESAN PANAS DARI SELINGKUHAN SUAMIKU.

sahut Rania. “Aku? Ha ha lucu sekali kamu, Rania. Tanpa aku harus berbicara panjang lebar pasti kamu paham dan sadar diri dong, bahwa pelakor itu selamanya akan tetap dicap pelakor. Murahan dan hanya tempat pelampiasan doang! Apalagi kalau pelakornya macam kamu. Udah enggak ori eeh ditambah enggak tahu diri,” kataku lagi.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
Suamiku Lebih Memilih Pelakor

Suamiku Lebih Memilih Pelakor

"Pe***or ingusan. Berani-beraninya kamu berkencan dengan pria yang sudah jelas-jelas punya istri dan anak. Sebegitu miskin kah kamu sampai-sampai harus ju*l diri untuk mendapatkan uang." Angel kepergok istri sah dari pemilik tempat dia bekerja. "Kamu, Mas! Tega kamu, ya. Apa kamu lupa sudah punya anak dan istri di rumah. Hah! Kamu lupa, kamu bisa seperti ini juga karena siapa kalau bukan karena keluarga ku. Ingat itu, Mas! Kamu pilih pelakor itu atau anak istrimu dan segera pecat pelakor kecil ini?" Sosok perempuan yang tidak pernah keduanya duga akan datang dan memergoki aksi mereka.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as sindiran buat pelakor murahan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status