Takdir Tidak Pernah Keliru
Pukul enam sore.
Sebagian besar lampu di area kerja mulai dimatikan.
Satu demi satu karyawan berpamitan.
“Duluan, Bu.”
“Hati-hati.”
“Besok ketemu lagi ya, Bu.”
“See you.”
Namun Ratu justru kembali memasuki ruang rapat.
Hari pertamanya belum selesai.
Di dalam sudah ada Ryan, Direktur Engineering, Finance representative, Legal, Procurement, serta beberapa senior manager.