Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Boy & Milly

Boy & Milly

Pada akhirnya, Boy mendekat ke arah Milly dan duduk begitu saja di kursi di hadapan perempuan itu. “Boy?” Milly tampak terkejut melihat kehadiran Boy. “Iya. Aku. Kenapa? Kamu kayaknya kaget.” “Uuum, aku pikir kamu nggak pulang. Makanya aku nggak masak. Ini cuma buat mie instan,” ucap Milly sembari menunjukkan mie instan buatannya. “Kenapa makan mie instan? Terlalu sering makan mie nggak baik buat kamu dan bayi kita.”
9.922.8K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as milk it
Read
+Library
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Ia sempat memerah air susunya sesaat sebelum ia berangkat untuk menyelamatkan Luke. “Sudah, tidak apa-apa. Kamu harus lebih tenang agar produksi susumu baik untuk menyusui Edrick selanjutnya. Air susu perah ini hanya cukup untuk menyusuinya sekali ini saja.” Ibu Luke yang menggendong Edrick dan membantunya meminum susunya, membiarkan Rena menenangkan dirinya sendiri.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as milk it
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Hanya sebuah helaan napas yang bisa kukeluarkan. “Dark Coffee,” ucap laki-laki itu setelah beberapa saat memandangi buku menu di tangannya. “Pesanan Anda akan segera siap, Tuan,” Mako berucap ramah. “Satu lagi untuknya,” sambung laki-laki itu sembari menunjuk kearahku. Mako kembali mengangguk lalu beranjak menjauh.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as milk it
Read
+Library
Cinta Dalam Sangkar Rahasia

Cinta Dalam Sangkar Rahasia

“Baiklah. Dengarkan daftar uji cobaku.” Averine langsung mengangkat alis. “Kamu sudah punya daftar?” “Tentu. Bahkan pakai filter alfabetik.” Darian membersihkan tenggorokannya. “Pertama Milo. Lucu, manis, bisa laki-laki atau perempuan.” “Milo itu minuman cokelat,” sahut Averine. “Tapi kan hangat dan menyenangkan. Seperti kamu.” Averine memutar bola matanya. “Lanjut.”
102.0K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as milk it
Read
+Library
Dia Milikku

Dia Milikku

Entah apa yang dipikiran Lita dia sama sekali tidak sedih dan tidak menunjukkan bahwa dirinya sangat sedih melihat Ibu Tina yang jatuh stroke dia hanya diam dan tersenyum. Sinta pun menanyakan sesuatu kepada Sari. "Sari aku mau tanya kepada kamu tadi Ibu makan apa?" tanya Sinta kepada Sari. "Setahu aku Ibu tadi hanya makan bubur mbak tapi sebelum itu Ibu minum jus," ucap Sari. "Siapa yang membuat jus sepertinya aku tidak membuatnya jus tadi," ucap Sinta kepada Sari. "Aku juga tidak tahu mbak Ibu mendapat jus dari mana," ucap Sari kepada Sinta.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as milk it
Read
+Library
Bukan Ibu Susu Biasa

Bukan Ibu Susu Biasa

Sambil memindahkan bayinya itu ke dalam boks kayu, dia pun berkata, "Karena aku ingin mempekerjakan seorang ibu susu. Kau tahu sendiri'kan, Sayang ...." “Meskipun aku sudah banyak minum vitamin dan rutin mengikuti terapi laktasi seperti yang kau minta, tapi tetap saja ASI ku itu kering sampai sekarang. Aku dan Radeva tidak bisa menunggu lebih lama. Tiga hari lagi aku harus kembali syuting. Lima hari lagi, aku ada acara pemotretan di puncak.” Telapak tangan Kaivan yang terbungkus sarung tangan latex itu langsung mengepal setelah mendengar alasan Katrina.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as milk it
Read
+Library
Kamu Milikku

Kamu Milikku

tambahnya lagi. Rasanya Sherly ingin berlari cepat dan bersembunyi di suatu tempat. Jelas bahwa dia tidak memiliki kemampuan untuk membayar makanan yang harganya nyaris sama dengan gajinya satu bulan. "Bagaimana dengan minumannya, Bu?" tanya sang pelayan pada Sherly. "Air putih saja," Sherly menjawab lesu. "Aku mau minuman yang paling segar dan paling laris di restoran ini," Aarav menyela sebelum pelayan mengiyakan. Dia sudah terbiasa mendengar Lolita mengatakan hal yang sama.
1033.8K viewsCompletedAdded to Library 744 Times as milk it
Read
+Library
Bukan Milkku

Bukan Milkku

Dia menghapus jejak minuman di bibirnya menggunakan telapak tangannya, Dan menaruh kembali minumannya di atas meja. Lalu dia membuka ponselnya, untuk memesan menu utama untuk marathon kali ini. Pasti kalian sudah tahu ... betul sekali! Ayam Goreng!! Dia memesan secara online, mungkin kurang lebih 30 menit, pesanannya akan sampai. Sana menyimpan kembali ponselnya di atas meja dan fokus menonton film yang sudah terputar di layar tv
1.9K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as milk it
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status