Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perkawinan Berdarah

Perkawinan Berdarah

Balasnya. "Yang sabar ya Kinan! Disini Kamu masih mempunyai Bu Khotijah! Walaupun Bu Khotijah bukan orang tua kandung Kita, tapi selama ini Beliau sangat baik kepada Kita semua! Disini juga ada Aku dan anak panti asuhan lainnya." Novi menenangkannya. "Te..ri..ma ka..sih Nov!" Balasnya. "Iya betul sekali yang dikatakan Novi. Allah pasti akan memberikan jalan kebahagiaan untukmu! Mereka pasti akan mendapatkan balasan atas perbuatan mereka." Ucap Ricky.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru

“Hmmm .... “ Aku hanya berdehem. Huh, aku sedang malas untuk ke mana-mana, apalagi jarak kampung ke Kota itu lumayan jauh, sebab harus menempuh waktu satu jam-an, ogah ah! Biar aja dia nggak punya baju, biar tahu rasa karena berani-beraninya mengikutiku sampai ke sini. Setelah selesai sarapan, aku berpamitan kepaad Ibu untuk ke bukit yang berada di belakang rumah karena ingin mencari sinyal internet barangkali ada klien yang menghubungiku di wa. Sesampainya di bukit, aku melangkah ke kanan dan kiri untuk mencari sinyal yang kuat. Biar sudah di bukit pun, tak langsung ada sinyal internetnya, ada tempat-tempat khususnya juga. “Seno baik-baik aja di sini, Ma, jangan khawatir! Ini lagi di kampun
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 484 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Kita dan Cerita

Kita dan Cerita

Andra membalas perkataan Raina. “Oh iya kak, ada apa tumben kesini?” tanya Raina. “Oh ini aku mau ngasih ini” Andra memberikan sebuah Novel kepada Raina. “Wah Novel ini” Raina terkejut setelah melihat Novel yang menjadi favoritnya juga. “Iya, kemarin kamu pernah cerita kalau suka Novel itu. Kebetulan aku lihat di sebuah toko buku pagi ini, jadi aku beli 2 buku dan satunya buat kamu” kata Andra menjelaskan.
18.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Di luar jendela, lanskap pedesaan berganti begitu cepat, menyajikan pemandangan petani yang sedang mencangkul di sawah dan anak-anak berseragam sekolah yang melambaikan tangan riang ke arah kereta yang lewat. Aku membuka buku catatan kecil bersampul kulit sintetis di pangkuanku, memandangi draf bab awal dari novel baruku yang sedang dalam proses penggodokan. Berbeda dengan Titik Temu yang Tertunda yang sarat akan emosi personal, penuh gejolak pencarian, dan bayang-bayang masa lalu di Bangkok, cerita kali ini terasa lebih terang, lebih membumi, dan jauh dari unsur pelarian. Tokoh utamanya adalah seorang perempuan biasa yang berdamai dengan kesendiriannya di sebuah kota tua, menemukan kebahagi
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

** Waktu berlalu sangat cepat, malam terang bulan pun berakhir berganti menjadi siang. Namun malam itu akan menjadi malam yang tidak akan pernah terlupakan, khususnya bagi semua penduduk desa Hotaya di mana di malam tersebut, desa mereka mendapatkan berkah yang tak ternilai, yaitu disinggahi oleh seorang tabib muda yang sangat dermawan. Sementara Lintang sendiri bersama putri Purbararang telah lama pergi meninggalkan desa. Mereka berangkat di pagi buta, melanjutkan perjalanan menuju gunung Kanukus sembari mencari pelaku penebar racun yang telah mencelakai desa Hotaya.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 784 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Antara Janji dan Pengkhianatan

Antara Janji dan Pengkhianatan

Sekarang, setelah kehilangan satu-satunya orang yang kucintai, aku tidak tahu lagi ke mana harus pulang. Setelah berjalan cukup lama, tanpa sadar, aku tiba di depan sebuah hotel. Sepertinya, aku hanya bisa menginap di hotel. Baru saja hendak melangkah masuk, seseorang berjalan keluar dan memanggil namaku. "Dinda!" Aku tersadar dari lamunanku dan mendapati orang itu ternyata musuh bebuyutan Ivan, Rama Hastanta. Sejak Ivan mulai merintis bisnis, perusahaannya selalu ditekan oleh perusahaan Rama.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Kaisar Badai Petir Zera

Kaisar Badai Petir Zera

Isaac pun hanya menganggukkan kepalanya. "Jadi, bagaimana ceritanya mantel keluarga kami sampai di tanganmu, Tuan?" Kembali Tifany bertanya. Sementara itu Zera hanya mendengar saja. "Sama dengan pertanyaanku tadi, apa kamu tahu nama bukit ini?" Isaac kembali bertanya. "Sudah jelas nama bukit ini adalah bukit kesesatan,bukan?" Timpal Tifany.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Kau Buang Aku, Kunikahi Bosmu

Kau Buang Aku, Kunikahi Bosmu

Bab 164 Siti melipat sajadah dan mukena setelah selesai beribadah. Wanita itu lantas bergerak naik ke atas tempat tidur dan meraih ponsel. Ada sebuah pesan masuk beberapa menit yang lalu dan Siti segera membacanya. [Selamat siang, Kak Siti. Kabar baik karena novel kedua anda yang berjudul 'Jodohku, Majikanku' sudah dicetak dan akan siap terbit mulai besok lusa.]
9.3461.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.3K kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Terjun Bebas Di Antara Api dan Cinta

Terjun Bebas Di Antara Api dan Cinta

"Jawab aku! Bagaimana dia bisa selamat?" Sampai saat ini, David masih tidak mau percaya. Dia mengeluarkan pesan di ponselnya, dan berdebat dengan berbagai alasan. "Pertama, aku sudah memeriksa parasutnya. Kedua, dia mengirimkan pesan putus, dan bilang rumahnya kebakaran." Irina tertawa dingin. "Yang terbakar itu adalah balon udara, bahkan sampai menyebabkan kebakaran hutan."
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Kukembalikan anakmu, bu!

Kukembalikan anakmu, bu!

Bagai lukisan hidup membentang dari ujung keujung. Apakah kami ada didasar lembah? Bagaimana kami bisa kesini? Aku berdiri, memperhatikan pucuk pepohonan di punggung bukit. Dalam warna langit kebiruan yang mulai memudar, kulihat kepulan asap membumbung diantaranya Mungkinkah ada rumah disana? Segera aku gendong bu Wita. Menatiknya naik keatas punggungku.
1031.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 755 kali sebagai sinopsis novel khotbah diatas bukit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status