Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sebatas Pernikahan Bisnis

Sebatas Pernikahan Bisnis

Disana, tak hanya ada dirinya seorang, tapi ada beberapa pengunjung yang ikut berteduh, setidaknya ada dua pasangan dan satu gadis remaja. Hujan rintik itu berubah menjadi deras. Anjani bisa mendengar suara gemuruh air hujan yang mengalir dari atap pondok tersebut, hingga membuat kakinya terciprat. Hampir tiga jam lamanya, hujan tak kunjung reda. Disisi lain, ia merutuki dirinya yang hari itu mengenakan high heels setinggi tujuh senti hingga membuat kakinya mulai kram karena lama berdiri menanti hujan. Ia gelisah. Gawainya yang mati membuat jantungnya berdebar. Ia tak ingin orang lain mengkhawatirkan dirinya. Meskipun tak tahu dengan pasti, Anjani hanya tak ingin kesalahpahaman terjadi. ***
1026.3K viewsCompletedAdded to Library 578 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Mantan Oh Mantan

Mantan Oh Mantan

Wanita itu menurunkan tangan sambil mendengus kesal. Dan ternyata memang benar. Saat mereka sampai di halaman kantor, hujan mulai turun. Sial sekali karena Anita tak membawa payung di tasnya. Haruskah ia mengalah, dengan ikut tawaran Rama? Kenapa ucapan pria itu sangat mujarab? Mengatakan hujan, dan ternyata benar. Jangan-jangan dia juga menguasai ilmu Badan Meteorologi dan Geofisika.
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Dance in the Rain

Dance in the Rain

"Ya, itu juga kenapa gue suka banget baca novel Ibu, yang itu. Karena nama kakak tokoh utama di novel itu juga Mahen. "Kayak Ibu sengaja mau kasih kenang-kenangan lewat karya itu. Dan ya, novel itu novel terakhir yang Ibu tulis sebelum hari naas itu terjadi." Masih ada getar dalam suara Rain saat mengucapkan kalimat tersebut. Aku bisa maklum. Bagaimanapun masalah Rain sangat kompleks dibandingkan seorang anak yang memberontak pada orang tuanya seperti aku. "Kamu sendiri, pada dasarnya suka hujan nggak?"
103.3K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Sebelum Hujan Membasahi

Sebelum Hujan Membasahi

tanya kembali Adinda yang membuatku harus kembali berenang dalam lautan kenangan. "Ya ... aku juga masih ingat. Hal demikian pula yang sampai saat ini aku jadikan sebagai motivasi," ujarku sembari kembali memandang Adinda dengan sebuah senyuman. Kulihat kala itu rintik hujan mulai kembali turun. Dan senyum Adinda kembali terpancar mendengar jawaban yang aku ucapkan. Entahlah, rasanya hangat sekali meski terkadang tetes hujan mengenai badan.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Kecantol Cinta Janda

Kecantol Cinta Janda

“Kadang saya ngomong sendiri kalau lihat daftar buku.” Pria itu tertawa kecil. “Saya juga begitu. Kalau lihat buku, rasanya pengen ngobrol sama penulisnya langsung.” Ia menunjukkan buku di tangannya. “Tapi kayaknya yang ini udah cukup ‘ngomong’ lewat tulisannya.” Melon melirik sampul buku itu—novel berjudul Langit Setelah Hujan. Ia mengenalinya. “Bagus, itu. Tentang orang yang belajar memulai lagi setelah hidupnya runtuh.”
10918 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

BYUR! Hujan tumpah dari langit Jakarta seolah keran raksasa baru saja di buka penuh. Citra Melati merapatkan topi baseball hitam milik Damar yang menutupi separuh wajahnya. Ia melangkah cepat menembus lobi kantor agensi Bastian yang sudah sesak oleh lautan manusia.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Basah kuyup. Hati Juan seolah digenggam oleh tangan hangat. Sesak, nyeri, dan penuh haru hingga air matanya hampir jatuh. Dia segera menghentikan mobil. Bahkan tanpa sempat mengambil payung, dia mendorong pintu mobil dan berlari menerjang hujan dingin. Air hujan langsung membasahi seluruh tubuhnya, tetapi dia tidak peduli. Di matanya hanya ada sosok itu.
2.6K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Tawanan Mertua Kakak

Tawanan Mertua Kakak

Mereka semua basah kuyup. Amina duduk di tengah hujan melihat jutaan air memadamkan api yang nyaris membakar rumahnya. Air mata gadis itu berderai deras bak air bah mengeluarkan emosi dengan keberuntungan datangnya hujan.
8.5K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Antara Cinta dan Dendam

Antara Cinta dan Dendam

cetus Oma Ratri menasehati cucunya dengan suara lmbut. Wilson mendengus, “Aku tidak mau punya anak.” “Mana bisa begitu. Kalian harus punya anak saat menikah nanti.” Oma Ratri protes. “Mana bisa begitu. Kalian harus punya anak saat menikah nanti.” Oma Ratri protes. (MAAF YA READERS. AKU LAMA BANGET HIATUSNYA. TAPI CERITA INI AKAN LANJUT SAMPAI TAMAT DAN GAK AKAN HIATUS LAGI. SELAMAT MEMBACA!)
103.2K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ini adalah permainan harus jauh lebih halus daripada permainan ayah mertuanya. Tiba-tiba di tengah perencanaan gilanya, sebuah notifikasi baru masuk ke iPad. Damar terkejut karena itu adalah pesan dari nomor anonim yang tidak ia kenal sama sekali. Ia segera mengalihkan perhatian dari folder rahasia itu ke pesan masuk itu. Damar membuka pesan singkat itu. Tidak ada teks, hanya sebuah foto terlampir. Begitu foto itu terbuka, mata Damar melebar dan wajahnya langsung memerah padam.
853 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as amanat novel hujan tere liye
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status