Dosa dalam Cinta
dan akhirnya, di tengah kekacauan itu, muncul kata yang membuatnya tertegun—”Batavia.
Kata itu berdiri di hadapannya, seperti pintu yang tiba-tiba terbuka di dalam kepalanya, menyingkapkan bayangan-bayangan yang dulu coba ia lupakan: gedung tua berplester kapur, gang-gang sempit dengan bau anyir air got, dan tawa anak-anak kecil yang menggema di antara dinding-dinding berlumut. Batavia. Kota tua yang menyimpan terlalu banyak rahasia, tempat di mana sejarah berdarah ditulis dengan tinta gelap yang tak pernah benar-benar mengering. Dada Satrio naik turun, napasnya berat, dan dalam hatinya, ada perasaan aneh yang bercampur: setengah harapan, setengah kengerian.
Hot Chapters