Hari itu, Rina memutuskan untuk membuat kue ulang tahun sendiri buat adiknya yang berusia 10 tahun. Dia membeli semua bahan-bahan sederhana: tepung, telur, gula, dan cokelat batangan favorit adiknya. Dapur kecil mereka langsung berubah jadi medan perang—tepung bertebaran di meja, cangkang telur menumpuk di mangkuk, dan aroma vanili menyebar ke seluruh ruangan. Rina mengaduk adonan dengan penuh semangat, meski tangannya gemetar karena ini pertama kalinya ia mencoba baking tanpa bantuan Mama.
Setelah adonan masuk ke oven, Rina mulai menghias. Dia mencairkan cokelat dan membuat tulisan 'Happy Birthday Dika' dengan huruf-huruf miring yang lucu. Tak lupa, taburan rainbow sprinkle dan marshmallow mini sebagai finishing touch. Saat Dika pulang sekolah dan melihat kue itu, matanya langsung berbinar. 'Kakak bikin sendiri? Keren banget!' teriaknya sambil memeluk Rina erat. Meski bentuk kuenya agak miring dan frosting-nya tidak sempurna, rasanya justru lebih manis dari biasanya—karena dibuat dengan segenap cinta.