Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Lucifer's Bride

The Lucifer's Bride

‘Siren? Seketika Felen teringat pada sebuah lukisan yang dipajang di ruang utama manor Leister saat terakhir kali mendapat panggilan untuk menghadap pada Barend. Sebuah lukisan karya John William Waterhouse dengan judul Siren. Namun, lukisan yang ia lihat menampilkan sosok wanita cantik dengan keanggunan yang memikat hati. Baik itu hati orang yang melihat lukisan tersebut mau pun hati dari sosok pria yang ikut terlukis bersama makhluk cantik tersebut. Berbeda jauh sekali dengan sosok yang sekarang Felen hadapi. Sosok itu lebih cocok disebut monster. Sangat menyeramkan dan menguarkan aura berbahaya.
1017.8K viewsCompletedAdded to Library 533 Times as siren's lament
Show Reviews (34)
Read
+Library
Fit
Keren banget ceritanya my lord. kenapa aku baru tau ada cerita ini. aku suka banget sama setiap dialognya Leon. entah kenapa setiap aku baca tuh kayak denger suara aslinya. kayaknya aku kebanyakan ngehalu
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
LARA

LARA

Piring berwarna putih itu hancur berkeping - keping di atas lantai dekat dengan Sarah berdiri. "Bu, kamu mau melukai Sarah?" tanya Ayah Sarah terkejut. Sarah dengan cepat berjalan menuju lbunya. Namun ia tak sadar bahwa kakinya menginjak pecahan piring di atas lantai. Dengan cepat Ayah Sarah mendekati Sarah. "Sarah. Kaki kamu luka ya?" tanya Ayah Sarah. "Iya yah. Ini kena pecahan piring. Nggak sakit kok. Cuman perih," balas Sarah.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as siren's lament
Read
+Library
Good Novel

Good Novel

O Sorrow, cruel fellowship, O Priestess in the vaults of Death, O sweet and bitter in a breath, What whispers from thy lying lip? "The stars," she whispers, "blindly run; A web is wov'n across the sky; From out waste places comes a cry, And murmurs from the dying sun: "And all the phantom, Nature, stands-- With all the music in her tone, A hollow echo of my own,-- A hollow form with empty hands."
7.922.5K viewsOngoingAdded to Library 517 Times as siren's lament
Read
+Library
Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Senja yang Hilang di Malam Tanpa Suara

Selama kamu masih hidup, aku nggak akan ampuni kamu. [ Evelyn, kembalilah. Buatkan bubur untukku. ] ... Sebagian besar pesannya adalah ancaman. Namun, seiring berjalannya waktu, dia makin cemas karena aku tidak membalas pesannya. Saat senja tiba, dia berdiri di depan dinding kaca dan menatap hamparan matahari terbenam dan bergumam pada dirinya sendiri, "Jadi, mau gimanapun, aku akan selalu jadi pihak yang dicampakkan? Evelyn, meski aku ini seekor anjing, kamu juga nggak mungkin campakkan aku dua kali, 'kan?"
6.0K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as siren's lament
Read
+Library
Selir Sang Pangeran

Selir Sang Pangeran

Hatinya begitu sakit menerima kenyataan ini. "Kangmas. Aku rindu." Jemarinya menyentuh liontin yang melingkar di leher. Lama terisak akhirnya dia tertidur dalam kelelahan.
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as siren's lament
Read
+Library
Elegi

Elegi

Yang fana ialah waktu Yang nyata ialah kau Dan aku hanyalah ketidakpastian yang membelenggu Air ialah diriku dan kau ialah pijar api yang menggelora Kita hanyalah kepulan asap yang tertiup angin lalu tiada Rindu ialah setiap denyut yang menyesakkan dada Ia jatuh di Bumi yang tak semestinya ia tinggali Ia bersemi di musim yang tak seharusnya ia singgahi Cinta ialah rasa yang tak seharusnya ada di antara kita Tetapi untukmu, aku akan tetap ada meski tiada nyata yang biasa kaupuja melalui tatapan mata ... seperti Draco yang tiada pernah tenggelam di horizon utara
2.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as siren's lament
Read
+Library
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

Gadis itu menyeka sebelah pipinya karena airmata yang lolos dari bendungan. “Feli sedih, Ma. Feli takut untuk bertatapan dengan orang lain, Feli takut, bayangan kematian mereka selalu menghantui Feli, Feli merasa bersalah, karena tidak bisa mencegah hal itu terjadi. Apa yang harus Feli lakukan?” Gadis itu terisak di samping nisan Mamanya. “Bayangan kematian apa?” Gadis itu mendongak saat mendengar suara seorang laki-laki yang tak lagi asing baginya.
774 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as siren's lament
Read
+Library
Pangeran Dari Neraka

Pangeran Dari Neraka

"Apa kamu bersedia membantu kami Siren?" "Tentu saja," jawab Siren dengan cepat, dia begitu bersemangat ketika mendengar pangeran dari neraka telah datang. "Semua keangkaramurkaan ini harus segera binasa, Lucifer harus mati, dengan begitu seluruh negeri ini akan hidup dengan damai," sambung Siren, sambil mengepalkan tangannya. "Aku sangat lapar, bisakah kau tangkapan ikan untuk Siren?"
107.7K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as siren's lament
Read
+Library
Liara

Liara

Air matanya tumpah dam Liara membenci dirinya karena mendadak terlalu cengeng. Naura menekuk lutut dengan tangis yang makin menjadi. Ia menyatukan tangan di depan dada. "Maafkan aku, Sayang. Maafkan aku. Izinkan aku menebus dosaku, sebelum aku meninggal." Kalimat itu membuat Liara menoleh pada ibunya. Matanya membola. Hatinya diliputi kecewa yang mendalam. "Apa maksudmu?"
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 699 Times as siren's lament
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Saat mendekati mimbar singgasana, bisikan-bisikan halus yang tadinya terdengar perlahan lenyap, tenggelam dalam keheningan yang penuh pertanyaan. Aku berlutut dengan gerakan yang terukur, tak tergesa-gesa namun tak pula lambat. Kepala menunduk rendah, jepit rambut wisteria perak di rambutku memantulkan cahaya lilin sekejap, berkilau lembut.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as siren's lament
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status