Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SALQUEEN

SALQUEEN

Mendengar ucapan itu, Gerlan memajukan badannya lebih dekat dengan Sahira lalu menciup pipi Sahira. "Aaa Gerlan gak bilang bilang dulu." Sahira histeris memegang pipinya yang Gerlan cium. "Pipi lo jadi merah tu Ra." Memang benar kata Queen, pipinya Sahira merah seperti kepiting rebus saat ini. "Kenapa ni?" tanya Arabella yang baru datang. Ia memandangi Sahira yang sedang menutup pipinya. "Oh pasti di cium Gerlan. Gue dah hafal benget ni."
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as sirena
Read
+Library
Poison Princess

Poison Princess

balas Leia sambil tersenyum. Siren itu mengangguk, kemudian mengisyaratkan anggota kelompoknya untuk bersiap. Mereka mulai melantunkan nada-nada yang indah, menyanyikan sebuah lagu yang sangat memukau. Leia tersenyum simpul. Siren dikenal hebat dalam bernyanyi. Di antara makhluk mistis laut lainnya, siren memiliki kekuatan untuk menghipnotis manusia dengan nyanyian dan membuai mereka untuk masuk ke dalam dunia bawah air. Di Wilayah Terlarang, siren tidak hanya bernyanyi untuk memikat musuh dan menghancurkan mereka di kala perang, tetapi mereka menjadi penyanyi bagi peduduk Wilayah Terlarang saat mereka mengadakan pesta dan jamuan.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 259 Times as sirena
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Wanita yang bertubuh molek menggoda ini hanya tampak tersenyum nakal kearah laki-laki yang menatapi dirinya, tidak ada rasa canggung apalagi malu. “Maaf telah membuat tuan-tuan lama menunggu” ucap wanita cantik menggoda itu lagi. “Maaf! Kalau boleh saya tahu. Siapakah nama nona yang cantik ini?” tanya salah seorang lelaki berpakaian bangsawan kerajaan dengan lembutnya. “Tuan-tuan boleh memanggilku Siren” ucap wanita yang ternyata adalah Siren, Penguasa Laut Barat dari Perompak 5 Samudra dengan senyum menggodanya.
9.5243.0K viewsOngoingAdded to Library 5.1K Times as sirena
Show Reviews (65)
Read
+Library
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Read All Reviews
Sayap Tersembunyi : Misi Rafael

Sayap Tersembunyi : Misi Rafael

“Itu bukan suara biasa. Itu... sesuatu yang lebih berbahaya.” Liam mendekat, tetapi segera menutup telinganya. “Suara itu... aku tidak bisa menahannya,” katanya dengan suara gemetar. Rafael segera menarik Liam menjauh dari jendela. “Itu Sirene Malam,” katanya. “Makhluk yang diciptakan Azariel untuk menyerang pikiran manusia. Kita harus bertahan malam ini.”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as sirena
Read
+Library
Cinta Kirana

Cinta Kirana

Kirana menikmati angin sepoy-sepoy dengan kesendirian. Sayup-sayup Kirana mendengar suara seseorang yang sedang bermain gitar sambil bernyanyi. Dan sepertinya Kirana sangat mengenal suara itu. 'Pram?!' Kirana langsung mencari sumber suara itu, dia yakin betul bahwa itu adalah Pram. Dan benar saja, Pram sedang bersandar di bawah pohon sambil bernyanyi dan bermain gitar. Tanpa pikir panjang Kirana langsung menghampirinya.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as sirena
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

Wanita yang di depannya itu perlahan mengangkat wajahnya dan melihat perlahan ke arahnya. “Apakah benar namamu Safira yang hari ini ada janji untuk pertemuan di sini?” “Iya benar." Safaira hanya menjawab sesingkat itu. Itulah salah satu ciri khasnya dia, orangnya pendiam, tertutup, dan menjawab pertanyaan seadanya saja. Mendengar jawaban Safira. Daren semakin merasa tidak enak. Bagaimana dia bisa membiarkan seorang wanita menunggu selama itu. Harusnya dia memastikan ke mamanya dulu tadi.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as sirena
Read
+Library
Nadira

Nadira

Kesakitan luar biasa saat pisau itu menggores tulangnya. "Kau memang tidak mengenalku, tapi kau mengenal ibu ku, benar, 'kan?" "A-ap-apa mak-su--sudmu." Arya kembali menekan ujung pisaunya semakin dalam, kembali membuat pria di depannya menjerit. "Ayuna Bagaskara." Nama itu di sebutkan dengan nada lembut, pelan, dan hati-hati. Seakan nama itu adalah sebuah kaca yang akan dengan mudah pecah ketika Arya menggunakan nada berlebihan.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as sirena
Read
+Library
Shirea

Shirea

tanyaku merasa tak enak hati. "Aku sebenarnya mengagumi seseorang. Dia wanita yang katanya begitu tangguh." Putri Selena mendekati sebuah papan yang ditutupi kain putih. "Dulu Axylon memiliki seorang putri mahkota, dia pendamping putra mahkota yang kuat. Aku tidak tahu namanya, tapi aku ingin menjadi seperti dirinya." Ia membuka kain penutup dan papan itu ternyata sebuah lukisan. "Dia...tangguh, pemberani, bahkan katanya dia seorang Assassin. Jarang sekali ada wanita yang berdiri di medan pertempuran dengan senjata di tangannya. Wajar jika dia dicintai dua pria sekaligus." Aku mendekati lukisan itu dan menatapnya dengan saksama. Di sana terlukis seorang wanita memakai jubah perang dengan ped
109.9K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as sirena
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

Sementara tangan kanannya menahan tubuhku agar terus duduk di kursi. Komputer menyala dan Bima langsung membuka satu aplikasi game yang cukup terkenal. Selesai login dia duduk di sebelahku. "Ajak dong temen lo yang jago main," katanya menyalakan komputer yang satu lagi. Di basecamp ada sembilan unik komputer yang mendukung untuk memainkan game berat. "Yang mana?" "Ocean, yang jadi top global itu," katanya penuh harap padaku.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as sirena
Read
+Library
Renjana

Renjana

ujar Irine yang juga tiba-tiba nongol entah dari mana sambil menarik tanganku ke hadapan dua orang cowok. “Tuh, pilih salah satu,” katanya lagi. “Pilih? Gaya kamu Rin, kayak emak-emak jualan kacang dipasar,” candaku. Yang satu hitam, pendek, yang satunya lagi putih, tinggi. Ya, jelas aku memilih yang putih dan tingggi lah, begini-begini, aku jagonya memilih. Aku mengulurkan tanganku, tersenyum sambil bertanya” Hai, aku Renjana, kamu?”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as sirena
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status