Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
JULLIO and HILLARY

JULLIO and HILLARY

Gadis liar itu selalu berhaasil meruntuhkan pertahanan dirinya. Satu jam kemudian, Jullio dan Martin berdiri di depan sebuah rumah besar yang terletak di pinggiran kota. Rumah besar itu memiliki sepuluh kamar tidur, lima belas kamar mandi, bioskop mini, lapangan basket, kolam renang, ruang makan outdoor dan indoor, dua dapur dan beberapa fasilitas lainnya. Martin dan Jullio sudah dua kali berkeliling rumah tersebut. Keduanya sama-sama tertarik dengan bangunan tersebut. Terlebih Jullio, ia mulai membayangkan menghuni tempat itu bersama Hillary dan anak-anaknya.
9.48.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 322 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
Nabrak Jodoh

Nabrak Jodoh

gumam Radit ketika mobil SUV nya berhenti di halaman rumah dengan pekarangan yang cukup luas. Rumah Radit dan Naura memang terlihat berbeda dibanding rumah di kanan kirinya. Umumnya rumah di perumahan bangunannya hampir sama, namun tidak dengan tempat tinggalnya. Rumah Radit terlihat lebih kecil dibanding tetangganya. Karena dirinya minta desain khusus saat membeli rumah ini. Meminta halaman yang lebih luas daripada bangunan.
5.514.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 336 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

tanya Darto ‘sebelumnya minta maaf mas, baru bisa datang, soalnya kena Deadline proyek yang di ***” dia menyebut nama perumahan mewah di kota ini “Rumah ini dobongkar total atau hanya perbaikan sebagian Mas?” tanya Pria itu “Sebagian saja Mas, hanya meronavasi beberapa bagian dan sesuai keinginan istri” Darto merangkul pundak Ninik ‘Oh kalau begitu kita mulai dari Daftar keinginan ibu Darto, menginginkan tambahan ruangan atau tempat apa saja yang dibutuhkan, kita akan catat, dan kita akan desainkan, sebelum kami mulai pengerjaan, nanti kami tunjukkan desain-desainnya dan kalau sudah disestujui maka kami akan memulai pengerjaanya” tutur pria itu panjang lebar
9.882.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.2K Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
Perjalanan Patah Hati

Perjalanan Patah Hati

sapanya sopan. “Kalau gitu, kita ke rumah saya sekarang, Kak? Biar bisa cepat istirahat,” usul Rahman. Yang disambut anggukan semangat oleh Asta. Hanya butuh waktu lima belas menit mengekor Rahman dan Arip yang menggunakan sepeda motor, menunjukkan arah menuju rumahnya. Sebuah perkampungan di antara jalan selebar empat meter, dengan rumah-rumah berdesain sederhana – fasad tembok seadanya, pintu dan jendela kayu, atap genteng segitiga, beberapa menggunakan teras dengan kanopi genteng yang disanggah seadanya dari pilar beton yang tipis – tanpa pagar, dengan halaman luas dikelilingi semak-semak yang rapi. Seragam seperti itu dari depan gang hingga Rahman membelokkan motornya masuk ke pekarangan
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
DITINGGAL MANTAN DINIKAHI SULTAN

DITINGGAL MANTAN DINIKAHI SULTAN

kata Bu Siti menengahi * Andra duduk di meja kerjanya di rumah mewahnya bersama Aruna, menatap lembar-lembar kertas desain yang baru saja disusun oleh seorang arsitek. Di sampingnya, Aruna memandangi desain itu dengan senyum kecil. Gambar rumah yang modern namun tetap sederhana itu adalah rencana renovasi untuk rumah orang tuanya di kampung. "Aku ingin rumah orang tuamu menjadi tempat yang nyaman dan layak untuk mereka," kata Andra sambil melirik Aruna. "Lagipula, ini juga cara untuk menunjukkan rasa hormatku kepada mereka."
24.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 510 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

“Sama seperti apartemen kita. Jadi dia perlu tahu apa yang kamu suka untuk rumah ini.” Mas Rayyan mengangguk. “Betul. Aku butuh preferensi kamu, Binar. Warna, layout, vibe… semuanya.” Aku menghela napas dalam hati. DEMI APA INI RUMAH ATAU GEDUNG SERBAGUNA?! Berapa ART yang akan bekerja di sini? Kalau cuma dua, mereka bisa pingsan tiap selesai bersih-bersih. Om Kais kemudian mulai menjelaskan detail rumahnya.
1017.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 478 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
Rumah Risa

Rumah Risa

Tawaran ini datang pada saat yang sangat tepat setelah kehilangan pekerjaan di kota dan menghadapi kesulitan finansial yang mendalam. Surat tersebut berisi detail pekerjaan yang tampak seperti janji untuk stabilitas. Rumah yang dimaksud, yang disebut “Rumah Keluarga Wijaya,” terletak di tepi kota yang jauh dari keramaian. Laras, meskipun sedikit merasa cemas, melihat ini sebagai kesempatan yang tak bisa dilewatkan. Dia meneguk secangkir teh hangat sambil memikirkan apa yang akan terjadi jika dia menerima tawaran ini.
10964 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Nah, sekarang lebih baik aku menikmati saja perjalanan ini. Episode 3 Setelah sampai di rumah Zila. Rumah Zila biasa-biasa saja, sama seperti dengan rumahku. Terdiri dari dua lantai, dengan pintu menghadap kebarat, rumah itu tampak ramah dengan siapa saja yang mendatanginya. Bunga-bunga dengan aneka jenis ada di halaman rumahnya meski tidak terlalu luas. Teman-temanku sudah sampai semua sebelum aku sampai. Mereka sedang bicara satu dengan yang lainnya.
8.99.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 385 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
Bukan Surga Terindah

Bukan Surga Terindah

Pagi itu, dia menerima kabar bahwa ada beberapa rumah yang mungkin cocok. Hanan menunjukkan beberapa foto rumah yang ditawarkan kepada Rumi. “Aku sudah cari beberapa rumah yang dekat dengan rumah sakit. Aku nggak mau kamu terlalu capek kalau harus bolak-balik dari panti atau hotel setiap kali ada jadwal kemo. Coba kamu pilih yang mana yang kamu suka. Semuanya siap huni, sudah ada perabotannya juga.”
107.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 233 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Kompleks perumahan yang setahu Diana cukup elit di Semarang. Diana berhenti di depan rumah dengan pagar hitam yang menjulang tinggi. “Mba Novia, aku udah di depan rumah Bukitsari Raya IV Nomor 56 ya” Diana menelepon dari dalam mobil. “Masuk dulu ya Di, Mama belum selesai. Bentar aku bukain pintu” jawab Mba Novia dari ujung telephone. Ketika Diana melewati pagar, tak henti Diana kagum dengan rumah dua lantai bercat putih dengan pilar – pilar di depannya. ‘Ini mah istana, bukan rumah’ gumamnya.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 67 Beses bilang site plan rumah tinggal
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status