Bias Cinta
“Coba jelaskan, bagaimana aku bisa tidur dengan tenang kalau tanganmu itu nggak bisa diam?”
“Nggak kebalik? Justru tangannya Mas itu yang nggak bisa diam.”
“Tanganmu yang nggak bisa diam, Baby.”
Dinda mendongak, meringis kecil. “Aku cuma lagi cari posisi nyaman.”
“Cari sekarang kalau begitu.” Felix melepas pelukannya. Berbaring pasrah. “Kalau sudah nyaman, siap-siap keramas lagi malam ini.”