Sang Dewi
Untaian tasbih terbang kembali ke tangan sang Ulama yang tersenyum menyikapi.
Walau sempat memundurkan diri, para penyusup berpakaian serba hitam itu berani menyerang Maulana Ngali. Tentu saja sang Ulama tidak tinggal, meski hanya meladeninya dengan menggunakan sebelah tangan mampu membuat lawan kewalahan. Untuk sejenak, sekelompok pria misterius tersebut saling menatap. Namun, saat mereka baru maju selangkah, Maulana Ngali sudah melempar biji tasbih kembali, yang seketika berubah menjadi kilatan petir dan membinasakan mereka. Larasati pun memeriksa tanah di mana orang-orang tadi lenyap.
“Mereka orang-orang Karpala,” kata sang Ulama. “Maka sebaiknya, Dewi Putri tidak meninggalkan pondok.”
Bab Populer