Sweet Coffee
Nita K.part time cafe salatigapap pegangan tangan di cafekata kata kopi pagipercakapan room service
sambungnya.
Aku terdiam, mencerna kalimatnya sekaligus berpikir apa yang harus kuucapkan. Semua ini memang salahnya, tapi untuk anemia itu memang aku tidak mengatakan apapun soal itu. Beberapa saat terdiam, aku memutuskan untuk mengulas senyum, “tidak apa-apa. Aku sudah baik-baik saja.” ucapan lembut sebelumnya bukanlah mimpi. Aku pikir dia sama sekali tidak bisa berucap lembut, karena sejak awal dia selalu berucap tajam dan dingin. Sesuatu yang langka darinya.
“Apa makanannya kurang? Mau tambah?” Septian bertanya setelah mangkuk di tanganku kosong.
人気のチャプター