Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Castle

Castle

Aku berusaha menghentikannya sebelum si pemabuk benar-benar kehilangan nyawanya. Wajahnya tampak syok ketika aku memeluknya. Kedua mata yang awalnya hampir keluar karena amarah, dan otot-otot di wajahnya yang tegang kini semuanya kembali mereda. Napasnya terasa begitu tersenggal-senggal. Aku bisa melihat wajahnya dengan sangat dekat dan jelas. Dia memiliki mata yang sedikit cekung dan bola mata yang berwarna hitam. Matanya terlihat seperti kelelahan, entah mungkin karena dia sedang memikirkan sesuatu sampai tidak tidur saat malam hari. Di bawah matanya terlihat sedikit gelap. Tatapannya sangat tajam saat wajah kami sedang berdekatan. Dia memiliki sesuatu hal yang orang lain tidak boleh menge
104.0K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as dry
Read
+Library
DERREL

DERREL

Surya menyapa sembari berteriak. "Babi! Lo mau gw mati gitu? Bukan alhamdulillah gw masih nafas. Sini lu anjir gw pites-pites pala lu." Geram Gerry. jika saja saat ini tanganya tidak di infus sudah ia ajak gulat Surya. Tawa seketika meledak. "Gimana keadaan lo?" Tanya Derrel. Gerry menatap Derrel lalu mengangguk. "Gak papa bro memar doang sama ini robek kena cium belati" Gerry menunjukan lengannya yang terbalut perban.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 207 Times as dry
Read
+Library
Home

Home

Sampai bercerita kenapa Rey malu? "Kalau gitu, aku mandi dulu." Runalla tidak bisa bergerak ketika menatap punggung lebar Biru yang kian menjauh. Runalla harus berhenti bagaimana pun caranya. -- Menurut DSM V, ADHD (Attention Deficit Hiperactivity Disorder) dibagi menjadi 2, yaitu: 1. Inatensi, ada 10 gejala untuk memenuhi: - memiliki 6 atau lebih gejala dan terjadi sekurang-kurangnya 6 bulan
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 499 Times as dry
Read
+Library
MATE

MATE

Bisa kurasakan tubuhku yang basah oleh keringat. “Kau hanya bermimpi buruk.” Bisik Dave pelan sambil menyodorkan segelas air putih yang langsung kusambar dan ku teguk habis isinya. Punggung tangannya sibuk mengelap keringat di wajahku. Mata abu-abunya menatapku dengan tatapan khawatir. Aku masih berusaha menenangkan diriku dan menormalkan debaran jantungku.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as dry
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Ia berjongkok di samping Diandra dan meremas lembut pundak sahabatnya tersebut, seolah menyalurkan kekuatannya. “Bangun, Dee,” pinta Helena dengan suara tercekat. “Keringkan dulu tubuhmu, Dee. Pakaianmu basah, nanti kamu bisa sakit,” sambungnya seraya menepuk berulang kali pundak Diandra yang masih setia menundukkan kepala.
9.838.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as dry
Read
+Library
Greedy

Greedy

tegas Naina di dalam mobil. Tanpa berpikir panjang Rey meminjamkan ponselnya yang basah. Beruntunglah hpnya tahan air. Jadi, ponsel tersebut tidak mati. Ponsel Alex berdering. Terlihat nomor tak dikenal sedang memanggilnya. Alex mengernyitkan dahi bertanya dalam hati, siapa yang meneleponnya saat ini.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as dry
Read
+Library
Exit

Exit

Seperti kanebo kering. “Oke. Demi mukamu yang plonga-plongo kebingunan. Aku jelasin.” Itu kalimat ledekan halus dari April yang jelas ditunjukkan padaku. Ingin menampar, tapi urung. Aku tidak mau merusak cerita yang sebenar-benarnya, yang membuatku mati kebingungan. Thanks for reading.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as dry
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status