Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Persona

Persona

"Aku..." ***
106.5K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as smooth
Read
+Library
Alice

Alice

jawab nya dengan wajah yang masih kaku, membuat Vito menjadi gemas sendiri. Vito tertawa pelan. "Gemes banget sih!" Auri tersentak ketika Vito menyentuh lembut pipi kirinya. Dirasa Auri menatap dirinya tajam, Vito lantas menjauhkan tangan nya dari pipi Auri. "Sory gue ta—" "Gak apa kok" ujar Auri santai ketika melihat ekspresi yang lucu menurut Auri. Dia meminum minuman di depan nya.
105.8K viewsOn holdAdded to Library 167 Times as smooth
Read
+Library
Koma

Koma

Berusaha meyakinkan diriku bahwa ini adalah keputusan konyol yang tepat. "Ok." Rimba memamerkan senyumanya yang lebih mirip seringai. Membuatku bergidik ngeri.  Seroja (Oja) ============================= ================ Salam dari perempuan yang baru disini.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as smooth
Read
+Library
Unknown

Unknown

tanyaku kesal “Belum tau sih, semoga aja mau hehe”balasnya sambil menyengir kuda. “Udah yok aku anter pulang bentar lagi magrib. Udah nelfon bapak kan kalo kamu pulang telat?” “Belum hehe”sambil beranjak bangun.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as smooth
Read
+Library
HEAVY

HEAVY

Tangan kanan pria itu bergerak mendekati wajah Jola dan berhenti di sudut bibir gadis itu. “Kau belepotan,” ujarnya sambil mengusap sudut bibir Jola. Jola mematung di tempatnya. Usapan jari Yogi di permukaan kulitnya itu terasa hangat. Jola malu untuk mengakuinya, tapi ia menyukai perlakuan manis Yogi itu. Menunduk malu, Jola menggumamkan kata terima kasih. “Sama-sama,” balas Yogi diakhiri senyum gemasnya pada Jola.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as smooth
Read
+Library
Ujung Koridor

Ujung Koridor

Ig : asmrhmirr Stay tune
102.8K viewsOn holdAdded to Library 91 Times as smooth
Read
+Library
HURT

HURT

perintahnya pada Ae Ri sambil menepuk-nepuk tempat di sampingnya. Dengan canggung, Ae Ri pun menuruti perintah bosnya itu. “Kenapa Anda—” “Minumlah!” potong Sung Jae sembari mengulurkan minuman dingin dalam botol plastik berukuran sedang. Ae Ri mengambilnya dengan ekspresi kebingungan. “Lemon tea. Minuman itu selalu menjadi andalanku untuk memperbaiki mood yang buruk.” “Kamsahamnida[1]!” ucap Ae Ri. Kemudian, dengan hati-hati ia meminum minuman itu.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as smooth
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status