Fantarna
ujar Rayla.
“Hei! Bukan ideku untuk ngadain pensi, dan aku juga males kesana, kayak yang paling penting aja, dan namaku Danniyaal, bukan Dan, dan jangan bawa nama-nama ayahku dan Kakek moyangku,” jawab Danil dengan kesal.
“Terserahlah. Ayo, Salma! Kita masih banyak urusan,” sahut Rayla.
“Masih ada kerjaan kok mampir kesini,” kata Salih ke Danil yang juga didengar oleh Ghina, mereka tersenyum.
Hot Chapters