Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terperangkap Gairah sang Mantan

Terperangkap Gairah sang Mantan

“Jadi kita akan ke klub?” Sofia tertawa. “Bukan klub. Tapi pesta.” Rafa mulai menancapkan gasnya. “Usiamu belum lega minum alkohol.” “Tinggal beberapa bulan lagi. Tidak masalah.” Sofia menoleh. Memandang Rafa lebih lekat. “Pertama kali aku melihatmu di pemakaman nenek, aku pikir kau orang yang dingin. Tapi ternyata kau sangat friendly pada siapapun. Aku kasihan siapapun nanti yang jadi kekasihmu. Dia akan sangat tersiksa.”
9.590.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Istri Bodoh

Aku Bukan Istri Bodoh

Sofia hanya menganggukkan kepalanya lalu meminum air soda yang disajikan hingga tersisa separuh. "Apa karena itu kau menangis?" tanya Axel lagi. Terdiam sejenak, Sofia menatap buih-buih soda yang mengapung di gelasnya. "Dia... meminta maaf padaku." "Lalu kau sudah memaafkannya?" Kembali Sofia menganggukkan kepala. "Ya, meskipun hatiku masih terluka." "Luka di hatimu akan sembuh seiring bertambahnya waktu."
1083.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

“Pulang yuk, bapak sama ibu masih nunggu kamu di rumah.” “Kasih aku waktu, Musa!” “11 tahun belum cukup?” “Aku belum siap, entah bagaimana orang akan menggunjingku nanti.” “Aku yang akan membelamu, aku yang akan menegur mereka jika berani menghinamu.” Sofia malah membuka penutup wajahnya. Sehingga, terlihat jelas bagaimana indah paras cantiknya itu. Wajah teduh yang sudah lama aku rindukan itu, lantas tersenyum dan mulai meneruskan langkah mendekati bibir pantai. Membiarkan sebagian gaun hitamnya basah, tersapu debur ombak yang mulai pasang.
1084.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Hidden Secret

Hidden Secret

tanya Liana terkejut dengan raut wajah tidak percaya. Keinginan untuk terus bungkam membuat Sofi bergelinang air mata. “Tidak.” Kata yang saat ini membungkam bibir merah muda itu. Namun, sampai kapan derita itu akan dia tanggung seorang diri. “Itu aku, sekaligus keadaan pertama kaliku ketika menginjakkan kaki di planet ini,” jawab Sofi sembari mentup kedua matanya dengan telapak tangan.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

Lagi-lagi Lana melesat paling di depan dan masih terus sambil bernyanyi dengan lirik yang dia buat sendiri mengunakan nada hip hop. Setelah Lana pergi, seketika savana kembali sunyi, tersisa sura desingan angin ringan serta kicauan burung-burung kecil. Putri Sofia dan Pangeran Yusuf masih duduk berdua di bawah naungan pohon rindang. Poni rambut depan Putri Sofia berkibar-kobar tertiup angin beraroma spora bungan. Tiba-tiba Pangeran Yusuf membelai rambut lembut Putri Sofia utuk dia selipkan ke belakang telinga. Putri Sofia menoleh terkejut dan manik mata mereka saling bertemu dalam jarak sangat dekat.
9.9980.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.4K kali sebagai lirik lagu sofia the first
Tampilkan Ulasan (109)
Baca
+Pustaka
Spilledout
Cerita yg halunya ga nanggung2. Kalimat yg mnggambarkan karakter, fisik, kekayaan sangat hiperbola. Alur di cerita awal2 enak utk dibaca saat2 gabut. Tapi makin ke bawah keknya authornya makin stress manuver ide ceritanya sendiri sampe di titik kyk sinetron indosiar, bisa terbang, hilang mati hidup
Caroline Things
1 bab skrg terbagi 2 cerita.. mohon utk tdk dipadukan antar 2 cerita di dlm 1 bab thor krna sbg pembaca hnya demi utk membaca cerita jacob dan harumi hrs juga mengeluarkan koin utk membaca crta yg blm aku suka baca.. jadinya spt mengeluarkan koin 2 kali lipat hnya utk membaca 1 cerita..
Baca Semua Ulasan
Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

Embusan udara dari pendingin ruangan seharusnya menyegarkan, justru saat ini terasa panas dan sesak. Sofia menunduk, jari-jarinya saling menggenggam erat, dan kukunya mencengkram kulit telapak tangan. Galtero tidak bertanya lagi melihat keterdiaman Sofia. Namun, bukan berarti ini telah usai. Sorot mata menusuknya masih membelenggu wanita itu. Sebelum menjawab, Sofia memejamkan mata sejenak, seolah memungut keberanian dari kehancuran hatinya. “Dari … pertama kali kita berhubungan.”
1064.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Sayang, Aku Minta Maaf

Sayang, Aku Minta Maaf

Aku berkata, "Aku ingin melihatnya." Yang menjawab, "Apa bagusnya dilihat? Melihatnya cuma akan bikin kamu makin sedih, 'kan? Lagi pula, semalam kamu nggak pulang. Aku yakin kamu sudah dapat sesuatu. Bukankah kamu sudah punya bukti tanpa perlu videoku?" Aku tertawa dingin. Yoga berkata, "Kalau kamu bercerai dengan kakakku, menurutmu ... bagaimana kalau dengan aku?"
100.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Tak Seindah Malam Pertama

Tak Seindah Malam Pertama

jawab Suster Mira. Tanpa menunggu jawaban dari Dini, Suster Mira melangkah keluar kamar. Dalam hati ia bertekad akan membantu Dini untuk menemukan kebahagiaan. Entah kenapa ia merasa begitu menyayangi Dini. Melihat Dini membuatnya kembali teringat pada Sofia, anak kandungnya, anak satu-satunya yang ia punya, yang telah meninggal satu tahun lalu akibat bunuh diri.
9.38.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Dicerai Bajingan Dinikahi Sultan

Dicerai Bajingan Dinikahi Sultan

Itulah alasan mengapa Sofie sampai tidak sadar menatap dada bidang Oxel. "Ehem!" Sofie berdehem sambil menggerak-gerakkan bola mata. "Kamu harus ingat poin pertama. Mengerti?" ujar Oxel mengingatkan. "Aku mengerti," balas Sofie mengangguk. Jika Sofie wanita jahat, mungkin dia sudah menyumpahi Oxel agar jatuh cinta padanya. Namun, dia sudah merasa cukup berterima kasih atas kejadian hari ini.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Si Bodoh Yang Mirip Cinta Pertamaku

Si Bodoh Yang Mirip Cinta Pertamaku

Aku menjerit, rasa malu dan panik membanjiriku seperti air pasang. Dia sama sekali tak peduli dengan perlawananku, lidah basah dan hangatnya sudah menyentuh area paling sensitifku. Seketika, aliran listrik yang menggelikan menjalar ke seluruh tubuh. Kakiku pun terasa lemas, tidak mampu melawan sama sekali. “Jangan… jangan….” Aku terus memohon, suaraku bergetar hebat. “Manis… manis sekali….” katanya dengan tidak jelas, lidahnya menjilati dan menghisap dengan liar, seolah sedang mencicipi madu paling lezat di dunia.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai lirik lagu sofia the first
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status